Unduh Aplikasi

Anak Ditampar Guru, Orang Tua Mengadu ke Polisi

Anak Ditampar Guru, Orang Tua Mengadu ke Polisi
ilustrasi.

LHOKSEUMAWE - Kasus pemukulan yang dialami lima murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, berbuntut panjang. Pemukulan oleh seorang guru berinisial Jul ini dilaporkan kepada kepolisian.

“Saya kira awalnya dia demam. Saya belikan obat demam untuk anak saya, Reza Fahlevi. Dan sorenya saya baru tahu dari pengakuannya bahwa dia dipukul oleh guru di sekolahnya,” kata Ummi Salamah, orang tua Reza Fahlevi, Jumat (23/12).

Dugaan pemukulan itu dilakukan oleh Jul pada Jumat, 28 Oktober 2016, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, Reza Fahlevi (12) bersama teman-temanya duduk di jendela kelas. Kemudian Reza meloncat dari jendela dan
terjatuh bersama teman-temannya.

Aksi anak-anak ini terlihat oleh Jul yang segera menegur. Jul kemudian meminta Reza dan teman-temannya berdiri di depan kelas. Kemudian Jul menampar mereka. Pemukulan ini meninggalkan jejak memar di pipi sebelah kiri Reza dan rasa trauma.

Ummi Salamah mengatakan pihaknya menunggu iktikad dari pihak sekolah untuk menyelesaikan kasus ini dengan damai. Namun tak seorang pun dari sekolah menjumpainya. Ummi Salamah kemudian melaporkan kejadian ini. Selain Ummi, Nurbaiti orang tua Muhammad Zia, juga membuat laporan yang sama. 

Komentar

Loading...