Unduh Aplikasi

Anak di bawah umur dominasi rutan Aceh Tengah

Anak di bawah umur dominasi rutan Aceh Tengah
Rutan kelas II B Takengon, Rutan kelas II B Takengon, Aceh Tengah, Rabu, (22/10)

ACEH TENGAH - Data penghuni Rumah tahanan negara (Rutan) Kelas II B Takengon amburadul. Pendataan Narapidana (Napi) masih manual, sistem online tersebut belum dapat diberlakukan.


Kepala Rumah tahana negara (Rutan) Kelas II-B Takengon, Said Syahrul, yang dijumpai AJNN Rabu, (22/10) di rutan setempat enggan memberikan data jumlah narapidana yang menjalani hukuman di rutan tersebut, dengan dalih melesetnya angka.


“Jumpai Alamsyah saja, bagian register," sarannya.


Alamsyah saat dimintai data napi terlihat sibuk, dirinya harus menghitung satu persatu jumlah penghuni Rutan kelas II-B, serta tingaktan umur dan jenis kelamin warga binaannya. hal itu terlihat selembar kertas dan polpen ditangannya.


Terkait jumlah napi Alamsyah mengatakan, arsip jumlah penghuni Rutan dan dokumen penting lain sudah tersusun rapi, namun kebetulan pada kedatangan wartawan, laptop penyimpanan data itu dibawa rekanan seruangannya yang masih mengikuti pelatihan di luar.


“Kalau perlu data yang lebih akurat, besok datang kembali. Karena besok sudah pulang bapak yang ikut pelatihan itu” katanya, seraya menambahkan, komputer yang ada di ruangannya sudah tua.


Kemudian lanjut Alamsyah, jumlah penghuni Rutan Kelas II-B Takengon, dimana menurut rekapan tercatat 17 anak dibawah umur, 11 perempuan dan total keseluruhan 267 orang yang mendekam di Rutan itu.


Terlepas dari temuan ini, beberapa hari yang lalu marak pemberitaan dimedia online dan cetak tentang berkeliarannya napi asal rutan tersebut yang telah meresahkan masyarakat.


Nusi


Komentar

Loading...