Unduh Aplikasi

Anak Baru Pulang dari Jakarta, Wabup Nagan Raya dan Keluarga Isolasi Mandiri

Anak Baru Pulang dari Jakarta, Wabup Nagan Raya dan Keluarga Isolasi Mandiri
Wabup Nagan Raya, Chalidin Oesman. Foto: Dok AJNN

NAGAN RAYA - Wakil Bupati Nagan Raya, Chalidin Oesman memilih isolasi mandiri selama 14 belas hari. Hal itu dilakukan karena salah satu anaknya baru saja pulang dari Jakarta.

"Iya, kami sekeluarga melakukan isolasi mandiri, karena beberapa hari lalu ada anak baru pulang dari Jakarta, jadi menghindari hal yang tidak diinginkan, kami memilih berdiam diri di rumah dulu sementara waktu," kata Chalidin Oesman, kepada AJNN, Sabtu (28/3).

Namun, ia mengaku seluruh keluarganya masih dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan gejala terpapar virus corona.

"Kalau isolasi mandiri saat ini sudah berjalan tujuh hari. Dan tidak ada gejala apapun," kata dia

Meski menjalani isolasi mandiri, Chalidin mengaku tidak meninggalkan tugasnya sebagai wakil bupati dengan tetap bekerja tetap dari rumah.

"Untuk pekerjaan tetap kamia lakukan, dan tetap memantau jalannya aktivitas, terutama gugus penanggulangan Covid-19, karena saya selaku wabuo merupakan dewan pengarah," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, ia meminta kepada pemerintah desa agar terus memantau kondisi desa masing-masing demi mencegah paparan virus corona di kabupaten itu.

Ia juga meminta kepada warga yang baru pulang dari luar daerah untuk melaporkan diri ke puskesmas jika menunjukkan gejala-gajala sakit seperti batuk, pilek dan demam, sehingga cepat mendapatkan penanganan.

"Kami minta yang baru pulang dari luar untuk lakuka isolasi mandiri sementara selama empat belas hari, jika menunjukkan gejala sakit segera melapor ke puskesmas," sebutnya.

Sementara itu, Juru bicara tim Gugus Tugas Penanggulanagan COVID 19 Nagan Raya, Dedi Apriadi mengungkapkan kalau wabup dan keluarga tidak masuk Orang Dalam Pengawasan (ODP). Pasalnya orang nomor dua di Nagan Raya itu beserta keluarga tidak menunjukkan gejala yang dicurigai terpapar virus corona.

"Benar, pak wabup saat ini saya baru dapat informasi jalani isolasi mandiri, namun dia (wabup) tidak masuk dalam ODP karena sehat-sehat saja dan tidak ada gejala sama sekali sejak lakukan isolasi mandiri bersama keluarganya," kata Dedi Apriadi.

Dedi menjelaskan secara prosedur cara menetapkan ODP apabila ada orang yang menunjukkan gejala seperti demam, flu, batuk dan sesak nafas.

"Dan orang itu kami sarankan melapor ke puskesmas untuk diobati dan dipantau kesehatannya," jelasnya.

Komentar

Loading...