Unduh Aplikasi

Ambyar Pilkada 2022

Ambyar Pilkada 2022
Ilustrasi: Everplans.

PEMERINTAH Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh adalah dua pihak yang paling bertanggung jawab atas kegagalan Aceh melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah Aceh 2022. Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa Aceh hanya akan melaksanakan Pilkada pada 2024. 

Dalam surat yang dikirimkan kepada Gubernur Aceh, ditegaskan bahwa Pilkada Aceh dilaksanakan bersama dengan seluruh pemerintah daerah lainnya pada 2024. Dua poin yang disampaikan Mendagri dalam surat tersebut adalah, pertama, berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 pada 201 ayat (3) dan (8) yang menyebutkan bahwa gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota yang masa jabatannya berakhir pada 2022 akan diadakan pemilihan pada November 2024. 

Tujuan dilakukan pemilihan kepada daerah serentak pada 2024 juga untuk menjamin adanya sinergitas antara program nasional dengan program daerah dan visi serta misi kepala daerah terpilih. 

Kemendagri juga menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah serentak untuk efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan. Keputusan ini diambil dengan memedomani ketentuan peraturan perundang-undangan dan hasil koordinasi antara Komisi II DPR RI serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pilkada.

Terlepas dari alasan apapun yang akan disampaikan kepada masyarakat nanti, tetap saja keputusan ini menyakitkan. Hal ini menunjukkan selama ini Pemerintahan di Aceh tidak pernah dianggap sebagai pemerintahan yang mandiri, tidak seperti yang disebutkan dalam Undang-Undang Pemerintah Aceh. 

Selama ini, semua elemen politik di Aceh berjalan sendiri. Mereka syur sendiri sehingga lupa bahwa untuk menghadapi Jakarta, yang diperlukan adalah kesatuan niat dan langkah. Sejumlah saran dari para ahli, agar hal ini dihadapi bersama-sama oleh Pemerintah Aceh dan DPR Aceh, dianggap angin lalu. 

Partai-partai politik, baik nasional maupun lokal, juga harus berkaca lebih banyak dan mulai mengevaluasi diri. Terutama menanyakan kepada diri sendiri, “apakah mereka benar-benar layak mewakili kepentingan Aceh?” Karena terbukti, semua retorika yang berseliweran selama polemik ini menggema hanya omong kosong. Ambyar. 

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...