Unduh Aplikasi

Ambulans Rasa Mobil Dinas

Ambulans Rasa Mobil Dinas
ilustrasi: kissklipart

PEMERINTAH Kabupaten Pidie Jaya perlu memintai keterangan seorang kepala puskesmas di Pidie Jaya. Hal ini terkait dengan keputusannya membawa pulang ambulans yang seharusnya bersiaga di puskesmas tersebut.

Dampak keputusan ini cukup membahayakan masyarakat yang membutuhkan ambulans tersebut. Kemarin seorang korbak kecelakaan lalu lintas terpaksa dibawa ke rumah sakit menggunakan kendaraan operasional polisi karena tak ada ambulans.

Ini bukan hanya terjadi sekali. Membawa pulang ambulans itu dilakukan kepala puskesmas berulang kali. Bahkan Kepala Dinas Kesehatan Pidie Jaya telah memberikan peringatan. Namun hal ini tak pernah diindahkan.

Sebagai seorang kepala puskesmas, keputusan ini tentu disayangkan. Seorang abdi negara yang bertanggung jawab atas keselamatan nyawa seseorang harusnya tidak mengorbankan fungsi pelayanan demi kesenangan pribadi.

Kepala puskesmas mungkin bisa berkilah apa saja untuk membenarkan tidakannya. Namun secara moral, hal ini tak bisa dibenarkan. Apa pun kondisinya, seharusnya sebuah ambulans menjadi pelengkap operasional sebuah puskesmas dan tak boleh digunakan untuk keperluan lain di luar itu. 

Apalagi, saat ini peran puskesmas semakin vital sebagai bantuan medis terdekat di masyarakat. Bukan sekadar bersiaga di puskesmas, sebuah ambulans juga harus berada dalam kondisi siap pakai agar tak ada kendala saat harus melayani masyarakat.

Tentu saja insiden kemarin bisa menjadi pintu masuk untuk mengevaluasi kinerja kepala puskesmas. Penting untuk memastikan kejadian sama tidak terulang lagi. Tidak hanya di Kecamatan Ulim, Pidie Jaya, namun juga di puskesmas lain. Sebagai pengingat bahwa ambulans bukan kendaraan dinas.

Komentar

Loading...