Unduh Aplikasi

Diduga Alat Kuret Tertinggal di Rahim, Warga Langsa Meninggal Usai Dioperasi

Diduga Alat Kuret Tertinggal di Rahim, Warga Langsa Meninggal Usai Dioperasi
Ilustrasi. Foto: YJPTO

LANGSA - Seorang pasien Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Langsa meninggal dunia setelah satu hari menjalani operasi kuret karena keguguran.

Pasien tersebut diduga meninggal dunia karena tertinggal alat kuret di rahim setelah menjalani operasi yang dilakukan oleh tim operasi di RSCND Langsa.

Menurut informasi dihimpun AJNN, kejadian tersebut terjadi bermula saat pasien mengalami keguguran di usia kehamilan satu bulan.

Pasien kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cut Nyak Dhien pada Selasa (24/3) sekitar pukul 22.00 WIB untuk dirawat inap.

Pada Rabu (25/3) sekitar pukul 10.00 WIB pasien tersebut di operasi kuret. Tak lama setelah dioperasi, kondisi pasien menjadi lemah hingga dipindah ke ruang ICU.

Petugas medis di rumah sakit tersebut kemudian memutuskan untuk melakukan rontgen ke tubuh pasien. Hasilnya terlihat ada sebuah benda yang diduga alat operasi tertinggal di rahim pasien.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga. Dan pasien akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 21.00 WIB.

Usai meninggal di Rumah Sakit Cut Nyak Dhien kemudian jenazah dibawa ke RSUD Langsa untuk kepentingan otopsi.

Kasus tersebut saat ini telah dilaporkan ke Polres Langsa oleh pihak keluarga pasien.

Kapolres Langsa AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo yang dikonfirmasi AJNN, Kamis (26/3) membenarkan kasus tersebut telah dilaporkan oleh pihak keluarga.

"Suami korban yang buat laporan tadi malam, suami korban namanya Trio, yang dilaporkan adalah tim operasi," kata Kasat Reskrim.

Kata Kasat Reskrim, korban tercatat sebagai warga Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, namanya berinisial SH.

Menanggapi laporan tersebut, kata Kasat Reskrim, pihaknya hari ini akan melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian pasien tersebut.

"Hari ini Insya Allah kita lakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian," ungkap Kasat Reskrim.

Sementara itu,  Direktur Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Langsa dr. Yusuf yang coba dikonfirmasi via selulernya hingga berita ini diunggah belum bisa tersambung.

Iklan Pemutihan BPKB- Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...