Unduh Aplikasi

Alasan Rumah Sakit Jiwa dan Panti Rehab di Aceh Barat Belum Difungsikan

Alasan Rumah Sakit Jiwa dan Panti Rehab di Aceh Barat Belum Difungsikan
Bangunan rumah sakit jiwa dan panti rehab di Aceh Barat yang terbengkalai. Foto: Dok GeRAK Aceh Barat

ACEH BARAT - Kepala Dinkes Aceh Barat, Teuku Ridwan mengungkapkan alasan rumah sakit jiwa dan panti rehab bagi pecandu narkoba belum difungsikan karena fasilitas yang belum lengkap.

Menurutnya gedung yang menghabiskan anggaran Rp 13,5 miliar, bersumber Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2016-2017 tersebut baru memiliki fasilitas 60 persen dari kebutuhan yang harusnya tersedia.

Ia mengaku pada tahun ini pihaknya kembali mengusulkan anggaran dana DOKA guna memenuhi sarana dan prasarana yang dianggap masih kurang, terutama alat kesehatan dan mobiler.

Baca: Bangunan Rumah Sakit Jiwa dan Panti Rehab di Aceh Barat Terbengkalai

"Kami juga sudah surati sekda tiga bulan lalu meminta petunjuk, dan sekda meresponnya serta memanggil semua, baik kami dari dinas dan juga BNK untuk segera memanfaatkan fasilitas yang ada sesuai dengan surat kami," kata Teuku Ridwan kepada AJNN, Rabu (13/3).

Dari hasil pertemuan, kata Ridwan, semua pihak sepakat untuk melengkapi sarana dan prasarana yang belum tersedia sebelum gedung itu difungsikan. Bahkan tahun ini juga akan dibangun pagar pengaman yang belum ada, serta rumah atau mess bagi tenaga kesehatan yang akan bertugas disitu.

"Beberapa bagian gedung yang rusak juga akan kami diperbaiki kembali. Pokoknya tahun ini semua kekurangan terpenuhi, dan kami upayakan berfungsi segera. Kalau untuk biaya operasional akan dianggarakan melalui APBK, khusus untuk perawatan ringan," ungkapnya.

Komentar

Loading...