Unduh Aplikasi

Alasan Pemko Banda Aceh Tak Fungsikan Gedung Wisata Kuliner

Alasan Pemko Banda Aceh Tak Fungsikan Gedung Wisata Kuliner
Kondisi bangunan pasar kuliner di Pango yang terbengkalai. Foto: Rahmad Fajri
BANDA ACEH - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Banda Aceh, Rizal Junaedi mengaku bangunan yang direncanakan untuk wisata kuliner di jalan Prof Ali Hasyimi, Desa Pango Raya, Kecamatan Ule Kareng Banda Aceh tersebut belum difungsikan lantaran belum selesai dibangun.

"Bangunan kuliner itu belum selesai dibangun, makanya belum bisa digunakan, coba aja lihat didepannya, kan belum selesai," kata Rizal Junaedi kepada AJNN, Senin (01/8).

Kata dia, di halaman depan gedung kuliner tersebut rencananya dibuat tempat parkir, dan juga akan dihiasi dengan taman. Namun, sampai saat ini anggaran tambahan untuk membangun itu belum dikucurkan. Sehingga pembangunan tersebut terehenti.

"Kami sudah mengajukan permohonan anggaran tambahan untuk membangun halaman itu, tapi hingga kini belum anggarannya belum tersedia. Sehingga gedung itu terbengkalai."

Rizal Junaidi menyebutkan, bangunan kuliner tersebut dibangun dengan anggaran mencapai Rp 1 miliar lebih, yang bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus). Saat ini pihaknya masih menunggu anggaran untuk pembangunan halaman depan tempat wisata kuliner tersebut.

"Kedepan jika semuanya telah selesai akan segera difungsikan," ujarnya.

Komentar

Loading...