Unduh Aplikasi

Alasan Pemkab Aceh Tengah Usulkan Anggaran Mendahului APBK-P

Alasan Pemkab Aceh Tengah Usulkan Anggaran Mendahului APBK-P
Kantor Bupati Aceh Tengah. Foto AJNN/Fauzi Cut Syam.

ACEH TENGAH - Walaupun kabarnya usulan anggaran Rp 6 miliar lebih mendahului APBK-P dari Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar kepada DPRK Aceh Tengah sudah dibatalkan, Namun menarik untuk mengetahui alasan pihak pemerintah kabupaten Aceh Tengah mengajukan usulan tersebut.

AJNN berhasil mewawancarai Sekda Aceh Tengah, Karimansyah. Saat dirinya usai mengikuti rapat di Posko Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Aceh Tengah. Karimansyah sendiri merupakan Ketua tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Aceh Tengah.

Baca: Bupati dan DPRK Aceh Tengah Setujui Kegiatan Mendahului APBK-P Tidak Terkait Covid-19

Dia hadir pada rapat anggaran dengan Badan anggaran (Banggar) untuk membahas usulan mendahului perubahan APBK-P, di ruang rapat DPRK Aceh Tengah pada hari Selasa 21 April 2020 yang lalu. Saat itu dirinya hadir bersama asisten 3 Arslan Abdul Wahab dan kepala BPKK, Zulkarnain.

Karimansyah kepada AJNN mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya ini sudah lama ingin mengusulkan anggaran itu, namun karena beberapa persoalan maka baru beberapa waktu yang lalu pihaknya mengajukan ke pihak legislatif.

"Ada beberapa kegiatan kita yang memang mendesak. Misalnya kita sudah melakukan Diklat Prajabatan kemarin, ternyata dalam pelaksanaannya, ada kekurangan biaya. Maka kita usulkan itu. Karena selama ini pihak ketiga terus menagih," ujar Karimansyah kepada AJNN, Senin (27/4/2020) di Takengon.

Selain itu menurut Karimansyah, penghasilan tetap untuk aparat Gampong tidak cukup dianggarkan sehingga pemkab perlu membantu. Apalagi besarannya ditentukan pemerintah pusat yaitu minimal 2,4 juta rupiah.

Baca: Setujui Kegiatan Mendahului APBK-P, Ketua DPRK Aceh Tengah: Itu Keputusan Kolektif Kolegial

"Ternyata dari dana desa itu tidak cukup. Sehingga terpaksa kita bantu dari APBK," ungkap Karimansyah.

Saat AJNN mengatakan bahwa ada aturan yang melarang pengajuan anggaran mendahului APBK Perubahan seperti yang disampaikan oleh Gerakan Anti Korupsi (GeRak) Aceh. Karimansyah mengatakan bahwa pihaknya belum menerima/menemukan aturan yang melarang usulan anggaran yang mendahului APBK-P tersebut.

"Kami Belum menemukan aturan Itu, apa yang kami lakukan merupakan hal yang rutin, apabila ada sesuatu yang mendesak," ujar Karimansyah.

Terkait dana untuk penanganan Covid-19, Karimansyah menyebutkan hal tersebut merupakan dana refocusing dan relokasi. Untuk itu, pemkab Aceh Tengah sudah menyiapkan/standby dana, sesuai kebutuhan dengan mencadangkan dana sebesar 29 milyar lebih. Untuk detailnya Karimansyah mengatakan ada di Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Tengah.

"Saat ada program pemerintah pusat yang mengharuskan kita sharing, maka kita harus programkan segera, tidak bisa tunggu lama - lama. Jadi usulan mendahului APBK-P sangat boleh," pungkasnya.

Komentar

Loading...