Unduh Aplikasi

Alami KIPI Usai Vaksinisasi Covid-19, Satu Nakes Aceh Selatan Dilarikan ke RSUDZA

Alami KIPI Usai Vaksinisasi Covid-19, Satu Nakes Aceh Selatan Dilarikan ke RSUDZA
Ilustrasi. Foto: IST.

ACEH SELATAN - Salah seorang tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Aceh Selatan bernama Leni Marwina (32) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh usai disuntik vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Sinovac. 

Leni tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya usai vaksinisasi Covid-19 merek Sinovac tahap dua pada 26 Februari 2021 lalu. Leni diduga mengalami kelumpuhan usai menjalani vaksinasi tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan, Novi Rosmita membenarkan kejadian tersebut. Namun Novi membantah jika Nakes tersebut alami kelumpuhan. 

Menurutnya, Nakes yang bertugas di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sawang itu mengalami kebas seluruh badan atau biasa disebut dengan istilah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) usai divaksin.

"Nggak, nggak begitu (tidak lumpuh). Beliau alami KIPI usai divaksin. Tapi karena kita tidak miliki RMA jadi kan kita larikan ke RSUDZA," kata Novi Rosmita, saat dihubungi AJNN, Jum'at (9/4/2021).

Saat ini menurut Novi, kondisi Leni sudah membaik selama dirawat di Rumah Sakit Umum Darah Yulidin Away (RSUDYA) Tapaktuan, namun ia dilarikan kesana lantaran tidak adanya RMA di rumah sakit itu sehingga harus dilarikan ke Rumah sakit Umum Zainoel Abidin (RSUDZA).

Novi menyebutkan bahwa terjadinya KIPI usai divaksin merupakan hal yang lumrah, tidak hanya mereka yang divaksin namun saat pemberian imunisasi terkadang ada juga anak-anak mengalaminya.

Meski KIPI merupakan hal yang biasa terjadi, namun, kata dia, KIPI merupakan hal yang serius, sebab mereka yang alami KIPI membuat saraf motoriknya tidak bekerja.

Kata dia, sebenarnya KIPI tidak hanya dialami oleh Nakes asal Sawang saja, akan tetapi semenjak berlangsung vaksinisasi Covid-19, ada tiga Nakes yang alami KIPI, salah seorang diantaranya merupakan Kepala Puskesmas Kluet Timur dan Nakes dari Puskesmas Tapaktuan.

"Kita di Aceh Selatan, bukan dia saja yang alami KIPI. Ada dua orang lainnya, yaitu Kepala Puskesmas Kluet Timur dan dari Nakes Tapaktuan, tapi mereka sudah membaik dan sudah bekerja," imbuhnya.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...