Unduh Aplikasi

Aktor Utama Pemboman LP Lhokseumawe Dapat Tangan Palsu

Aktor Utama Pemboman LP Lhokseumawe Dapat Tangan Palsu
Fauzi didampingi Kalapas Elly Yuzar saat menunjukkan kedua tangan palsu yang sudah dipasang di tanganya

LHOKSEUMAWE - Aktor utama pemboman Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II A Lhokseumawe Fauzi (36) mendapat tangan palsu dari lapas tempat ia dihukum.

Kedua tangan asli Fauzi terpaksa diamputasi tim dokter Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu karena terkena serpihan bom yang dia ledakkan.

Baca: Dua Tangan Otak Pelaku Pemboman LP Lhokseumawe Diamputasi

Fauzi yang juga napi kasus narkoba itu harus menjalani hari-hari tanpa memiliki tangan di lapas Lhokseumawe.Namun setelah peristiwa naas tersebut. Fauzi melewati hari-hari di dalam LP dengan baik hingga mendapat perhatian dari pihak lapas.

Baca: Napi Narkoba Otak Pelaku Pemboman Lapas Lhokseumawe

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan terharu. Tangan saya yang pernah hilang datang kembali, meskipun kedua tangan tersebut palsu itu sangatlah membantu diri saya dalam melakukan aktivitas sehari-hari di dalam lembaga ini,” kata Fauzi kepada AJNN, Kamis (7/9) sore, di ruang Lapas.

Fauzi Mengaku sangat sulit beraktivitas setelah kedua tangannya diamputasi, selama ini dia kerap dibantu teman-temannya saat beraktivitas, baik berpakaian, makan maupun aktivitas lainnya.

Ayah satu anak itu mengaku, sebelumnya mendapatkan kedua tangan palsu. Ia telah berjanji kepada Kalapas tidak akan menggunakan narkoba lagi dan kembali ke jalan Allah.

Sementara itu Kepala Lembaga Permasyarakatan (LP) Klas II A Lhokseumawe, Elly Yuzar mengatakan, seiring waktu berjalan pihaknya sangat prihatin dengan kondisi Fauzi, dimana jangankan untuk mengganti pakaian, gatal digigit nyamuk saja tak bisa digaruk.

“Ini salah satu tugas kita dalam membina seluruh napi yang ditahan di LP ini. Salah satunya adalah Fauzi, dia selama ini sudah menunjukkan sikap menyesal atas perbuatanya,” kata Elly.

Elly Yuzar menyebutkan, dengan segala upaya dan serangkain proses untuk mendapatkan kedua tangan palsu untuk napi Fauzi, akhirnya dua pekan lalu Fauzi berhasil di bawa ke Medan, dan dipasang tangan di sana.

“Awalnya target pengeboman ditujukan terhadap saya, karena dia mengaku kecewa saya tidak mau disogok ketika ia kedapatan memasukkan narkoba jenis sabu-sabu oleh temannya ke dalam lapas. Namun ia mengaku sangat menyesali semua perbuatanya itu,” tutur Elly.

Komentar

Loading...