Unduh Aplikasi

Aktivis Perempuan Pertanyakan Data Nikah Siri yang Jadi Alasan Legalkan Poligami

Aktivis Perempuan Pertanyakan Data Nikah Siri yang Jadi Alasan Legalkan Poligami
Presidium Balai Syura Ureung Inong Aceh, Suraiya Kamaruzzaman. Foto: Net

BANDA ACEH - Wacana Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melegalkan poligami menimbulkan pro dan kontra. Alasan regulasi itu dibuat karena dinilai selama ini banyak yang menikah siri di Aceh.

Alasan dewan ini dipertanyakan aktivis perempuan, apa dasar yang kuat sehingga legislatif menyatakan bahwa banyak masyarakat Aceh yang melakukan nikah siri.

Presidium Balai Syura Ureung Inong Aceh, Suraiya Kamaruzzaman menanyakan, apakah dewan mempunyai data lengkap jumlah masyarakat yang melangsungkan pernikahan siri, dan berapa totalnya.

"Mereka (DPRA) punya data tidak ketika bilang banyak nikah siri, apa alasannya, berapa banyak, ini harus dicek," kata Suraiya kepada wartawan saat dimintai tanggapannya, Minggu (7/7).

Dirinya mencurigai, semua itu dilandaskan karena kepentingan segelintir para pejabat legislatif maupun eksekutif Aceh yang memang sudah menikah siri atau bahkan telah merencanakan nikah siri.

"Jangan-jangan karena kepentingan segelintir pejabat eksekutif dan legislatif yang memang sudah nikah siri atau berencana nikah siri," ujarnya.

Suraiya juga merasa bingung kenapa adanya rencana melegalkan atau membuat kebijakan seperti itu, mengingat sejauh ini memang belum didapatkan dokumen yang mendukung alasan dewan tersebut.

"Itu yang menjadi pertanyaan, karena kalau mereka ngomong seperti yang saya bilang tadi, mana bukti dan datanya, mana dokumen yang mereka miliki," pungkas Suraiya.

Komentar

Loading...