Unduh Aplikasi

Aktivis Desak Pemko Lhokseumawe Serius Tangani Covid-19

Aktivis Desak Pemko Lhokseumawe Serius Tangani Covid-19
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe diminta serius menanggulangi Coronavirus Disease (Covid-19) di daerah setempat dengan mengoptimalkan anggaran yang ada.

“Anggaran miliaran rupiah jangan hanya dihabiskan untuk berpatroli saja, Pemerintah perlu memperhatikan juga, masker langka di Lhokseumawe, jika memang anggaran miliaran rupiah itu di Plot untuk Corona, maka harus dibagikan kepada masyarakat oleh Pemerintah,” kata Aktivis Pemuda di Lhokseumawe, Razis Fadli, Senin (13/4).

Dikatakan Razis, jika hanya dengan menutup warung kopi dan mengimbau jaga jarak saja, sama sekali tidak cukup. Pemerintah juga harus menyediakan alat-alat atau fasilitas pencegah Covid-19.

“Hingga hari ini Pemerintah belum menyediakan satupun tempat cuci tangan dengan sabun, seharusnya itu yang sangat penting untuk mencegah Ccrona ini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Khairul Umam, dirinya memang mengapresiasi terkait tindakan yang dilakukan oleh Pemko Lhokseumawe dengan mencabut izin sementara empat kafe dan warung kopi yang tidak mengindahkan social distancing.

“Akan tetapi, perlu diketahui yang dilakukan Pemko sangat berlawanan dengan yang kita ketahui bersama. Harusnya pejabat setempat dan panitia Covid-19 baik di kota maupun kecamatan serta desa harus menjadi panutan atau contoh utama kampanye jaga jarak,” ujarnya.

Menurutnya, permasalahan yang dilihat yaitu, ketika meninjau ke sejumlah posko Covid-19 di wilayah Lhokseumawe, pemerintah sendiri tidak menerapkan social disntancing pada posko tersebut.

Komentar

Loading...