Unduh Aplikasi

Akibat banjir, 200 hektar sawah di Bireuen tenggelam

Akibat banjir, 200 hektar sawah di Bireuen tenggelam
Sef
BIREUEN- Warga Leubue Mee Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen dan warga Gampong (Desa-red) sekitar termasuk Gampong Leubue Cot Kruet harus bersedih karena sawah padi mereka tenggelam akibat hujan deras dan banjir yang menimpa Gampong tersebut, sejak beberapa hari belakangan ini.

Camat Kecamatan Makmur Rusli Benprang didampingi Kapolsek setempat Ipda Rahmat, SH kepada penulis mengatakan, akibat hujan deras seminggu belak√°ngan ini sejumlah sawah padi yang diperkirakan mencapai dua ratus dua puluh hektar lebih (220) tenggelam dan diprediksi akan gagal panen.

"Selain sawah padi yang tenggelam dan terlihat bagaikan laut air, rumah-rumah penduduk di Gampong Leubue Mee juga digenangi dan harus mengungsi ke Meunasah (Sura-red)", ungkap Keuchik gampong setempat
Masyarak butuh pertolongan dan bantuan untuk bisa menanam kembali padi di sawahnya, bibit dan pupuk merupakan kebutuhan utuma masyarakat sehingga pangan tidak bermasaalah kedepan, ungkap Rusli Camat setempat.

Ditanya tentang kesehatan para pengungsi dan anak-anak, hingga saat ini belum ada masaalah karena sudah aktifkan Postu di Meunasah, jelas sang Camat.

Menyangkut bantuan untuk para pengungsi, semua pihak telah berpartisapi menyalurkan bantuan, baik itu dari pemda Bireuen, pihak Polres yang di koordinir Kapolres Bireuen AKBP M. Ali Kadhafi SIK , lembaga-lembaga masyarakat dan bahkan tadi ( Sabtu 27 desember 2014-red) kita juga terima bantuan yang diusahakan oleh Pemuda Tani Indonesia HKTI Aceh dan diantar menggunakan kendaraan Polres Bireuen.

Selain kepada pengungsi di Gampong Leubue Mee Kecamatan Makmur, Tarmizi A. Gani Ketua Pemuda Tani HKTI Aceh mengatakan, di bantu Polres Bireuen dan Muspika Gandapura kita iku menfasilitasi bantuan untuk para pengungsi di sejumlah Gampong di Kecamatan Gandapura tadi pagi (minggu 28 september 2014).

SP

Komentar

Loading...