Akankah Bupati Sarkawi Kembali Lagi?

Akankah Bupati Sarkawi Kembali Lagi?
Maharadi. Foto: Dokumen pribadi Maharadi.

Oleh: Maharadi

Sejak mengalami jatuh sakit pada hari pertama Idul Fitri 1442 H, Kamis 13 Mei 2021 Bupati Sarkawi tidak dapat menjalankan tugas tugas pemerintahan, sehingga Gubernur Aceh mengeluarkan Surat dengan Nomor 131.11/9885 tanggal 28 Mei 2021 yang ditujukan kepada Wabup Bener Meriah, Dailami perihal Pelaksana tugas Bupati (Plt) Bener Meriah, Gubernur Aceh menunjuk Dailami sebagai Plt Bupati Bener Meriah.

Apabila kita hitung dari sejak dikeluarkannya surat Gubernur Aceh tersebut maka Bupati Sarkawi sudah 4 Bulan 25 Hari tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan. 

Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang  Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015, Pasal 78 Ayat (2) Huruf b "Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah diberhentikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c karena tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap secara berturut-turut selama 6 (enam) bulan".

Artinya bahwa Bupati Sarkawi hanya menyisakan waktu 1 bulan 5 hari untuk diberhentikan secara sah berdasarkan undang-undang apabila tidak bisa melaksanakan tugas dikarenakan kondisinya masih sakit. 

Dari hasil pantauan terakhir bahwa kondisi kesehatan Bupati Sarkawi banyak mengalami kemajuan dan sudah dapat berjalan tanpa menggunakan alat bantu, secara fisik bisa dikatakan sudah kembali normal, hal ini juga diperkuat dengan surat keterangan dokter yang berwenang yang seharusnya sudah disampaikan ke Gubernur Aceh oleh Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Baca Selanjutnya...
Halaman 12

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini