Unduh Aplikasi

Akademisi Nilai Penunjukan Sayuti sebagai Cawagub Aceh Belum Tentu Mulus

Akademisi Nilai Penunjukan Sayuti sebagai Cawagub Aceh Belum Tentu Mulus
Taufik Abdul Rahim. Foto: Facebook/TaufikAbdulRahim.

BANDA ACEH - Akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Taufik Abdul Karim menilai, penunjukan Sayuti Abubakar (Kader PNA) oleh Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf sebagai calon Wakil Gubernur Aceh belum tentu mulus dan jelas.

Sebab menurutnya, saat ini Gubernur Aceh, Nova Iriansyah juga tidak menghendaki ada beban serta gangguan politik terhadap aspirasi partai pengusul dan pengusung, di tengah permasalahan partainya sendiri (Partai Demokrat).

Menurutnya, usulan nama Sayuti yang diajukan, tergantung pertimbangan Nova Iriansyah selaku Gubernur Aceh yang kemudian diusulkan untuk disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) lalu disahkan sebagai Wakil Gubernur dalam Rapat Paripurna DPRA, sisa masa jabatan 2017-2022.

Baca: Irwandi Tetapkan Sayuti Abu Bakar sebagai Calon Wagub PNA

"Permasalahannya, apa sudah diserahkan dan diterima oleh Nova yang kemudian diusulkan ke DPRA?," kata Taufik kepada AJNN, Sabtu (13/3/2021).

"Juga masalah dari kesepakatan partai pengusung jika ini juga sebuah komitmen bersama secara politik. Disamping adanya protes serta timbul reaksi dari internal Partai Nanggroe Aceh (PNA)," lanjutnya.

Sementara kata Taufik, teguran Irwandi kepada lima anggota Fraksi PNA di DPRA itu hanya konflik internal saja.

Ia beranggapan, dinamika politik antar internal partai itu urusan partai saja. Yang jadi masalah, penunjukan Wagub Aceh itu berkaitan dengan kebijakan politik, ekonomi dan publik Aceh, dan hal itu juga masih persoalan antara kebijakan Gubernur Aceh sisa masa jabatan.

Baca: Muksalmina Desak DPP PNA Menggelar Forum Pertanggungjawaban Dana Partai

"Toh rakyat nenghendaki perubahan kehidupan, tetapi juga sedang berjuang sendiri, mengatasi kehidupannya. Itu yang belum tentu menjadi perhatian Pemerintah ataupun Gubernur Aceh dan lain sebagainya sebagai elite politik Aceh," pungkasnya.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...