Unduh Aplikasi

AJI Lhokseumawe Gelar Diskusi Keterbukaan Informasi Publik

AJI Lhokseumawe Gelar Diskusi Keterbukaan Informasi Publik
Narasumber dalam diskusi yang digelar AJI Lhokseumawe dan Aceh Utara. Foto: Safrizal
LHOKSEUMAWE - Aliansi Jurnalis Independen mendorong Kejaksaan, Kepolisian dan Tentara Negara Indonesia lebih membuka akses kepada publik. Hal ini penting untuk mendorong keterbukaan dan sinergi dalam pembangunan.

“Kami juga ingin kepastian dari kerja sama kejaksaan Agung, Kepolisian Republik Indonesia, dan Dewan Pers tentang fungsi dan tugas jurnalis di daerah,” kata ketua panitia diskusi publik, Muchklis Gurduem, di Lhokseumawe, Kamis (16/3).

Dari diskusi ini diharapkan terwujud kerbukaan informasi publik di lembaga negara; Kejaksaan, Kepolisian, TNI. Sebagai salah satu elemen keterbukaan informasi, wartawan berharap dapat terwujud sinergi agar terwujud keterbukaan informasi yang lebih baik.

Diskusi ini digelar oleh AJI Kota Lhokseumawe, Aceh Utara dan Basri Daham Journalism Institute (BJI) Lhokseumawe. Diskusi ini mengangkat tema “sinergi wartawan, akademisi dan aparat negara untuk Indonesia bermartabat”.

AJI menghadirkan empat pamateri, yakni Danrem 011 Lilawangsa Kolonel Inf Agus Purwanto, Kepala Polres Aceh Utara AKBP Achmadi, Kepala Kajari Lhoksukon Teuku Rahmatsyah, dan Rektor BJI Zainal Bakri.

Ketua AJI Lhokseumawe, Masriadi Sambo, berharap kegiatan ini terus berlanjut ke banyak kampus di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Dia juga berharap lembaga-lembaga negara dapat lebih terbuka terhadap kerja jurnalistik dan membuka akses informasi kepada publik.

Komentar

Loading...