Unduh Aplikasi

Afifuddin Keuchik Gampong Pante Riek

Afifuddin Keuchik Gampong Pante Riek
Pelantikan keuchik pante riek
BANDA ACEH - Walikota Banda Aceh yang diwakilkan  kepada Asisten Pemerintahan Iskandar SSos MSi melantik Afifuddin sebagaik Keuchik Gampong Pante Riek, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (8/3/2015).

Afifuddin dilantik sebagai Keuchik Pante Riek periode 2015-2021 sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Banda Aceh nomor 66 tanggal 27 Februari 2015. Ia menggantikan Azwir SAg yang sebelumnya menjabat sebagai pj keuchik.

Dalam sambutannya, Iskandar yang mewakili Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal, mengharapkan kepada  keuchik dan perangkatnya agar segera menempati kantor keuchik baru yang telah selesai dibangun oleh Pemko Banda Aceh.

“Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Karena keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan gampong juga sangat dipengaruhi oleh tertib administrasi gampong yang baik serta kerjasama yang baik antara aparatur gampong dengan masyarakat.”

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, sambungnya, setiap tahun pemerintah menyediakan anggaran untuk desa di seluruh Indonesia, setiap desa bisa mencapai Rp 1,4 miliar per tahun untuk membangun desa.

“Namun, Untuk besaran dana desa setiap gampong tidaklah sama karena dihitung berdasarkan jumlah penduduk desa, luas wilayah, angka kemiskinan, dan tingkat kesulitan geografis.”

Menurutnya, ada tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam rangka optimalisasi penggunaan anggaran untuk desa, yakni aspek perencanaan pembangunan, aspek penggunaan atau implementasi anggaran yang sesuai dengan perencanaan, serta aspek pelaporan atau pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

“Dalam pengelolaan uang sebesar itu diperlukan sumber daya manusia (SDM) dan dibutuhkan kehati-hatian, agar nantinya keuchik gampong tidak terjerat kasus hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, dana desa tersebut akan diaudit, dan ke depan bukan cuma oleh inspektorat, tapi juga oleh BPKP Aceh. “Gunakanlah dana desa tersebut sesuai dengan petunjuk yang ada,” pesan Iskandar.

Ia juga meminta keuchik untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Gampong, yang nantinya kan dijadikan sebagai blueprint pembangunan gampong. “Harus ada korelasi antara visi misi Pemko Banda Aceh dan pemerintahan gampong,” pungkasnya.
 SP.

Komentar

Loading...