Unduh Aplikasi

ADIA Tertarik Akuisisi Kepemilikan Tiga Objek Vital di Aceh

ADIA Tertarik Akuisisi Kepemilikan Tiga Objek Vital di Aceh
Potongan surat KBRI Abu Dhabi. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) menyatakan ketertarikannya berinvestasi terkait proyek yang sudah beroperasi (brownfield projects) yang ada di Aceh. Nilai investasi yang akan dikucurkan bahkan cukup besar.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh menawarkan beberapa proyek investasi kepada ADIA. Terkait hal itu, ADIA menyarankan agar nantinya pendanaan dilakukan melalui Indonesia Sovereign Wealth Fund (SWF) yang tengah dibentuk.

Baca: Mubadala Perluas Bidang Investasi di Aceh

Hal ini diketahui berdasarkan laporan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi yang diterima AJNN. Dalam laporan itu, disebutkan bahwa dalam jangka pendek terdapat tiga kerjasama proyek brownfield yang mungkin dapat dijajagi dengan Pemerintah Aceh.

Akuisisi saham mayoritas maupun minoritas pada proyek besar yang telah beroperasi, seperti proyek Bandara Sultan Iskandar Muda, Pelabuhan Sabang dan Jaringan Transmisi Gas Alam Arun-Belawan.

Dokumen AJNN

Dengan dana yang dikucurkan melalui Indonesia SWF itu, Pemerintah Aceh diperboleh menggunakan dana yang diperoleh untuk mendanai ekspansi proyek atau peningkatan kapasitas ataupun pada proyek baru lainnya.

Baca: Plt Gubernur Bicarakan Realisasi Komitmen Investasi UEA di Aceh

Sebelumnya, Lembaga pengelola dana investasi, Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) dilaporkan berminat melakukan investasi di tiga bidang infrastruktur di Aceh.

Tiga project besar itu adalah pembangunan bandara baru di Sabang, pembangunan moda transportasi massal monorail Banda Aceh dan pembangunan pipa gas Lhokseumawe - Banda Aceh.

Baca: Abu Dhabi Berminat Bangun Tiga Infrastruktur Baru di Aceh

Deputi Direktur Bidang Investasi Properti dan Infrastruktur ADIA, Salem Al Darmaki, mengatakan dalam waktu dekat ADIA akan segera mengirimkan tim ke lapangan guna menindaklanjuti rencana investasi tersebut.

“Pihak ADIA saat ini sedang giat berkomunikasi dengan counterpart dan kementerian terkait di Indonesia untuk membentuk satu lembaga dana tabungan pembangunan infrastruktur Indonesia-Abu Dhabi,” kata Salem usai pertemuan bersama delegasi Pemerintah Aceh yang diketuai oleh Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah di KBRI Abu Dhabi, Senin (9/3) lalu.

Komentar

Loading...