Unduh Aplikasi

Aceh Tenggara diharapkan jadi pusat riset kakao internasional

Aceh Tenggara diharapkan jadi pusat riset kakao internasional
Kako, Foto: Republika
ACEH TENGGARA-Bupati Aceh Tenggara Hasanuddin B membuka lokakarya Kakao se-Aceh yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Aceh dan Forum Kakao Aceh (FKA) di ruangan Of Room Kantor Bupati setempat.

Acara tersebut turut dihadir sejumlah pejabat Aceh dalam rangka membahas pengembangan Kakao di Provinsi Aceh sebagai pusat riset penelitian internasional.

Bupati Aceh Tenggara Hanuddin B, menegaskan usaha pengembangan Kakao di Aceh Tenggara perlu ditingkatkan, dan perawatan yang maksimal, sehingga hasil produksi tersebut lebih meningkat.

Selain itu Bupati Aceh Tenggara juga mengharapkan kepada Petani Kakao, agar lebih fokus membenahi tanaman palawajiya tersebut agar dapat dikembangkan sebagai riset di Aceh Tenggara.

“Ini perlu dikembangkan agar tahun depan Aceh Tenggara siap sebagai tuan rumah riset kakao se Aceh,”paparnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Aceh Prof. Dr. Ir Abu Bakar Karim mengatakan luas kebun kakao di Aceh Tenggara mencapai 20.000 Hektar di harapkan dengan pertemuan ini bisa memotivasi rehabilitasi dan pengembangan kakao.

Kata dia, Aceh Tenggara adalah penghasil tiga besar kakao di Aceh.

“Lokakarya ini adalah suatu ide yang bagus dan terus dilaksanakan setiap tahun dalam rangka menjalin komonikasi dan menyelesaikan permasalah-permasaalahan tentang kakao, dengan itu kakakao Aceh semakin mendapat tempat di pasaran nasional dan international,”paparnya.

KHAIRUL

Komentar

Loading...