Unduh Aplikasi

Aceh Surga Jajanan Berbahaya

Aceh Surga Jajanan Berbahaya

KEPOLISIAN di Aceh Utara merazia sejumlah pedagang makanan ringan dan menemukan sejumlah produk yang tak aman bagi anak. Makanan ini terdiri dari berbagai model, dari minuman, permen, hingga minuman bubuk dalam kemasan. Tidak hanya berbahaya, jajanan yang beredar juga banyak yang kadaluarsa.

Tapi ketimbang merazia para pedangan kecil di sekolah-sekolah, sudah saatnya polisi dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan bekerja lebih cerdas dengan mencegah agar makanan-makanan yang seluruhnya diproduksi di luar Aceh ini tak melewati perbatasan Aceh-Sumatera Utara.

Jajanan tak sehat ini sangat mudah didapatkan. Hampir di setiap grosir di seluruh Aceh menjual jajanan jenis ini. Harganya pun terbilang miring. Sering kali produk ini dikemas dengan bentuk dan tulisan yang mirip dengan produk lain yang harganya lebih mahal.

Para produsen benar-benar tahu cara meraup untung tanpa memikirkan dampak jangka panjang yang dialami anak jika terus menerus mengonsumsi produk-produk tersebut. Parahnya lagi, pengawasan terhadap barang-barang berbahaya ini sangat minim, bahkan terkesan angin-anginan.

Sebenarnya tak BPOM tak perlu repot-repot mencari. Datangi saja kantin-kantin sekolah atau di sekitar gerbang sekolah untuk mencari makanan yang berbahaya ini dan Anda akan menemukannya. Tergantung bertumpuk dalam kemasan yang mulai pudar warnanya karena terlalu lama terpapar sinar matahari.

Ini adalah pekerjaan yang seharusnya dilakukan tanpa perlu ribut-ribut sampai-sampai menimbulkan kehebohan. Langkah BPOM dalam mengawasi makanan, terutama bagi anak-anak, harus dilakukan dengan sangat ketat.

Pemerintah daerah, baik di kota maupun kabupaten, juga harus bertindak melindungi aset masa depan. Jangan biarkan para penjual dan produsen meraih keuntungan dengan mengorbankan kesehatan tubuh dan otak anak-anak kita. Jangan jadikan Aceh sebagai surga jajanan tak sehat.

Komentar

Loading...