Unduh Aplikasi

Aceh Masuk Zona Merah Narkoba

Aceh Masuk Zona Merah Narkoba
BANDA ACEH – Untuk menekan maraknya peredaran narkoba di Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) akan melaksanakan operasi besar-besaran berantas sindikat narkoba atau dengan sandi operasi Bersinar 2016. 
 
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolri dan Kepala BNN sebagai wakilnya ini mulai digelar Senin (21/3) besok hingga 30 hari ke depan. Operasi ini melibatkan 19 daerah, Aceh menjadi salah satu daerah prioritas. 
 
Selain itu, Aceh menjadi daerah tempat pelaksanaan demo peraga penindakan, pemberantasan dan pemusnahan narkoba yang rencana akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. 
 
Asisten Operasi Kapolri dalam videoconference yang digelar pada Jumat (18/3) kemarin mengatakan, operasi berantas narkoba dengan sandi operasi bersinar 2016 ini merupakan kebijakan Presiden RI, karena Indonesia dalam darurat narkoba.
 
Informasi yang diperoleh AJNN, operasi terpusat ini akan dibagi menjadi empat satuan tugas; kampanye, penindakan, rehabilitasi dan bantuan operasional.
 
Deputi Pemberantasan Narkoba, mewakili Satgas Tindak mengatakan, sasaran tidak hanya dilakukan di tempat hiburan malam. Akan tetapi, juga di apartemen yang ditinggali warga negara asing. 
 
“Untuk pencegahan terhadap indikasi adanya jaringan internasional.”
 
Kemudian, deputi ini juga mengatakan, apabila ada oknum TNI yang tertangkap menyalahgunakan narkoba, segera melaporkan ke POM TNI. Sebaliknya, jika ada oknum polisi yang tertangkap tangan, maka segera diserahkan ke Provos Kepolisian.
 
Sementara itu, seorang anggota satuan tugas rehabilitasi menyampaikan, untuk rehabilitasi terlebih dahulu dilakukan assessment terhadap pecandu agar dilakukan pengobatan medis melalui rawat inap atau rawat jalan.
 
“Sehingga dapat terlebih dahulu diketahui apakah orang tersebut terkait jaringan. Ini perlu dilaksanakan sampai dengan pengadilan dan lembaga kemasyarakatan,” katanya.
 
Kemudian, disampaikan juga untuk pengguna narkoba tidak lagi ditempatkan sebagai pelaku tindak pidana atau kriminal. Sesuai undang-undang, pengguna narkoba wajib lapor pada institusi penerima wajib lapor (IPWL). “Sehingga memudahkan pendataan proses rehabilitasi di BNNP atau BNNK.”
 
Sedangkan dari Satgas Kampanye, akan melakukan sosialisasi secara aktif hingga memperoleh simpati masyarakat untuk turut serta memerangi narkoba.
 
Kabareskrim Polri Komjen Pol Anang Iskandar dalam konferensi mengatakan, perlu diciptakan sinergitas untuk keberhasilan operasi.
 
“Polres adalah ujung tombak keberhasilan operasi bersinar 2016,” katanya.
 

Komentar

Loading...