Unduh Aplikasi

Aceh Masih Kekurangan Alat Rapid Test

Aceh Masih Kekurangan Alat Rapid Test
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Direktur RSUDZA, Azharuddin di sela-sela peresmian Poliklinik RSUDZA, Rabu (8/4). Foto: AJNN/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan saat ini Aceh masih kekurangan bahan rapid test untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 terhadap masyarakat Aceh.

Kata Nova, Pemerintah Aceh sedang berusaha keras melakukan rapid test terhadap 25 ribu (0,5 persen) masyarakat Aceh dari total jumlah penduduk 5 juta jiwa lebih.

Sejauh ini, Pemerintah Aceh juga belum mempunyai cairan reagen untuk melaksanakan pemeriksaan swab menggunakan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Sekitar 25.000 orang, tapi masalahnya bahan rapid test, untuk kita belum dapat sebanyak itu, tapi kalau sudah dapat kita langsung lakukan skema rapid test," kata Nova Iriansyah saat menggelar konferensi pers di Poliklinik RSUDZA, Rabu (8/4).

Nova menyampaikan, ada satu cairan bernama raegen untuk melakukan pemeriksaan laboratorium PCR, tetapi harus dipesan ke Jerman. Namun, distributor cairan tersebut hanya ada satu di Indonesia, sehingga harus tetap menunggu.

"Raegen itu pesannya ke Jerman, distributornya satu di Jakarta, kalau kita pesan ke Kemenkes menggunakan distributor yang sama, kita pesan ke distributor itu juga, jadi tetap menunggu dari Jerman," ujarnya.

Nova menyampaikan, ketika cairan reagen itu tiba, maka langsung dilakukan pemeriksaan menggunakan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) yang kini juga sudah dimiliki Aceh, satu milik Unsyiah dan satu lagi di Lambaro, Kabupaten Aceh Besar punya Kemenkes.

"Kalau ada yang positif maka langkah selanjutnya adalah mengkonfirmasi hasil rapid test dengan PCR. Nah lab untuk itu kita sudah punya sejak dua minggu yang lalu itu," tutur Nova.

"Jadi saya yakin persiapan sudah, kecuali hal yang tidak mampu kita lakukan. Kita tiap hari lakukan upaya itu dengan berbagai jalur," tutup politikus Partai Demokrat itu.

Komentar

Loading...