Unduh Aplikasi

Aceh Jaya Terima Dua Penghargaan dari Kemenkumham RI

Aceh Jaya Terima Dua Penghargaan dari Kemenkumham RI
Kepala Pusat JDIH BPHN Kemenkumham RI, Yasmon saat menyerahkan penghargaan sebagai mitra kerja terbaik kepada Pemkab Aceh Jaya yang diterima oleh Sekda, Mustafa. Foto: For AJNN.

ACEH JAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya kembali menerima dua buah penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia tahun 2020, Selasa (1/12).

Kedua penghargaan tersebut yaitu, pertama sebagai mitra kerja terbaik atas keberhasilan pencapaian kabupaten/kota peduli HAM dua kali berturut-turut.

Sedangkan untuk penghargaan kedua, yaitu penghargaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terintegrasi pada Bagian Hukum Setdakab Aceh Jaya.

Penghargaan itu diserahkan pada hari Selasa (1/12) di Aula Kantor Kemenkumham perwakilan Aceh oleh kepala pusat JDIH BPHN Kemenkumham RI, Yasmon dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya, Mustafa.

Sebagaimana diketahui, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan wadah pendayagunaan bersama atas dokumen hukum secara tertib, terpadu, dan berkesinambungan, serta merupakan sarana pemberian pelayanan informasi hukum secara lengkap, akurat, mudah, dan cepat.

Pengelolaan JDIH di daerah dilakukan dengan tata kelola pelayanan informasi hukum baik secara administrasi dan website.

Sekda Aceh Jaya, Mustafa mengatakan bahwa penghargaan yang di peroleh hari ini merupakan wujud kesolidan kerjasama lintas sektor di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. 

Pihaknya memberikan Apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja dengan baik sehingga Kabupaten Aceh Jaya mampu tampil di tingkat Provinsi dan Nasional. 

"Dengan penghargaan ini tentunya kita berharap adanya peningkatan yang lebih baik dalam pelayanan pemerintahan kepada masyarakat," harap Mustafa.

Untuk itu besar harapan kami kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun sinergisitas percepatan kemajuan Kabupaten Aceh Jaya disegala bidang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setdakab Aceh Jaya, Muhammad Milsa merasa sangat bersyukur karena Pemkab Aceh Jaya tahun 2020 ini mampu meraih dua penghargaan dari Kemenkumham RI.

Penghargaan ini adalah sebagai bentuk apresiasi dari Kemenkumham RI melalui Dirjen HAM dan BPHN (Badan Pembinaan Hukum Nasional) sebagai Pusat JDIH Nasional. 

"Untuk penghargaan JDIH itu merupakan hasil penilaian dari Tim Pusat JDIHN mengenai tatakelola informasi dan dokumentasi hukum terhadap Kabupaten/Kota diseluruh indonesia. Dan Aceh Jaya berhasil mendapatkan penghargaannya tahun ini," tutur Milsa.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya telah memiliki website jdih.acehjayakab.go.id. Pada website tersebut tersedia produk hukum Pemkab Aceh Jaya berupa Qanun Kabupaten dan Peraturan Bupati (Perbup). 

"Tentunya dengan keberadaan website tersebut mempermudah dan membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memperoleh qanun dan perbup kabupaten yang sudah diterbitkan," jelas Milsa.

Milsa menambahkan, Pengelolaan JDIHN diatur dengan Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2012 tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional. Dan juga diatur dengan Permenkumham Nomor 8 Tahun 2019.

"Untuk penghargaan mitra kerja terbaik, merupakan apresiasi Kemenkumham RI atas keberhasilan Pemkab Aceh Jaya meraih Kabupaten/Kota Peduli HAM selama 2 tahun berturut-turut dan keseriusan Pemkab Aceh Jaya untuk memenuhi kebutuhan dasar hajat hidup masyarakat di daerah," pungkas Milsa.

Komentar

Loading...