Unduh Aplikasi

Ac Tak Hidup, Peserta TTG Tingkat Nasional Protes

Ac Tak Hidup, Peserta TTG Tingkat Nasional Protes
Jpeg
BANDA ACEH - Peserta Pekan Inovasi Perkembangan (PIN) Desa/Kelurahan Nasional dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Ke-17 Tingkat Nasional Tahun 2015 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, mengeluh lantaran tidak berfungsinya sejumlah fasilitas seperti AC dan lampu di lokasi itu. Sabtu (10/10).

Seperti yang terlihat di Stand Palembang yang berlokasi di Hall 3.

Dari dua mesin pendingin udara yang dipasang di sana, hanya satu yang berfungsi sedangkan satunya mati. Padahal penjaga stand mengaku telah mengajukan protes kepada panitia namun tidak mendapat tanggapan.

"Sudah kami protes, tapi tidak ada yang dilakukan oleh panitia, jadi kami tunggu saja sampai mereka datang," ujar penjaga stand yang tidak mau disebutkan namanya.

Ia juga mengatakan pada malam pertama mereka bertugas, lampu di stand juga mati. Akibatnya setelah shalat mangrib mereka langsung pulang dan menutup standnya.

"Lampu mati, gimana mau dibuka, jadi udah nunggu gak hidup juga lampunya, jadi kami tutup saja stand," jelasnya.

Sementara itu, hal yang sama juga dirasakan oleh Stand Provinsi Jawa Tengah di Hall 4.

Tini, penjaga stand tersebut mengatakan AC di stand itu hanya hidup sebentar hidup di hari pertama. Namun setelah itu Ac kembali mati.

"Dari hari pertama Ac mati, hidup sebentar kemudian mati lagi, bayangkan kalau siang bagaimana panasnya kami," ujarnya.

Apalagi, kata Tini, lampu yang dipasang di depan stand Jawa Tengah merupakan lampu sorot besar, sehingga membuat ruangan semakin panas.

"Jadi kita tunggu saja pihak panitia apa yang akan dilakukan, kami sudah protes," tegasnya.

Sementara itu, pantauan AJNN di lokasi, ada dua tenda besar yang menampung beberapa stand dari provinsi lain, pendingin ruangannya tidak berfungsi dengan baik. Sehingga membuat para peserta harus menggunakan buku dan peralatan manual lainnya untuk mengipas. Bahkan beberapa stand harus menggunakan kipas angin sendiri.

| FAUZUL HUSNI

Komentar

Loading...