Unduh Aplikasi

Abrasi Sungai Geumee Makin Parah, Enam Rumah Warga Jadi Korban

Abrasi Sungai Geumee Makin Parah, Enam Rumah Warga Jadi Korban
Rumah korban rusak akibat abrasi sungai Geumee. Foto: For AJNN

ACEH BARAT - Erosi yang terjadi di daerah aliran Sungai Geumee, Desa Alue Kemang, Kecamatan Pantee Cereumen, Kabupaten Aceh Barat, semakin parah dan menngkhawatirkan.

Bahkan akibat erosi yang terjadi sejak penghujung tahun 2019 hingga saat ini, sebanyak enam unit rumah warga yang berada di Dusun Mesjid Tuha amblas ke sungai. Akibatnya sebagian warga terpaksa mendirikan rumah gubuk sebagai tempat hunian sementara.

Sayangnya meski erosi sungai Krueng Geumee tersebut makin parah,  namun seperti luput dari perhatian pemerintah, bahkan hingga saat ini belum terlihat adanya tanda-tanda penanganan.

Kepala Desa Alue Keumang, Bantaruddin, meminta kepada pemerintah baik tingkat provinsi maupun kabupaten untuk segera mangambil tindakan guna menghindari erosi meluas dan membuat tebing sungai terus amblas.

Menurutnya, akibat dari belum adanya perhatian dari pemerintah setempat membuat rumah warga Dusun Mesjid Tuha, satu persatu amblas ke sungai bersama tebing sungai.

“Sejak Oktober 2019 hingga Mei 2020 sudah ada enam rumah warga yang rusah akibat terkikis air sungai, dari 15 rumah yang selama ini berdiri dibantaran sungai ini,” kata Bantaruddin, Rabu (6/5). 

Menurut Bantaruddin, erosi yang terus terjadi juga mengakibatkan sawah dan kebun warga warga desa setempat ikut amblas, dengan jumlah sekitar empat hektare.

“Akibat dari erosi ini, tanah sawah dan kebun warga jatuh ke sungai. Sehingga warga kehilangan mata pencahariannya, dan kerugian sekitar Rp 1 miliar,” kata dia.

Ia sangat berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk menangani abrasi sungai tersebut sebelum Dusun Mesjid Tuha  semuanya amblas ke sungai.

Untuk warga yang saat ini rumahnya rusak, kata dia, telah dibangun tempat tinggal semetara melalui dana desa, dan ia berharap adanya bantuan rumah layak huni bagi korban erosi tersebut.

“Kami berharap kepada pemerintah untuk segera menanganinya lah, bagaimana caranya itu ada pada pemerintahlah. Sebelum ini makin parah. Untuk mereka yang rumahnya rusak saat ini ada yang tinggal di rumah saudaranya, ada yang kami bangun rumah sementara dengan dana desa,” ucapnya.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...