Unduh Aplikasi

Abdya krisis pupuk

Abdya krisis pupuk
Ppk
ACEH BARAT DAYA –Pasokan pupuk di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tidak memenuhi kebutuhan petani di kabupaten setempat . Kebutuhan pupuk subsidi jenis urea tahun 2015 mencapai 6.428, 21 ton, namun hanya mampu dipenuhi sebesar 2.064.00 ton. Akibatnya produksi padi pada musim tanam nanti akan terganggu dan diperkirakan akan mengalami kegagalan panen.

Kemudian untuk pupuk jenis SP-36 yang dibutuhkan mencapai 8.651.22 ton namun hannya disalurkan 472,00 ton. Pada pupuk jenis ZA mencapai 1.968,19 ton yang disalurkan hannya 605,00 ton. Pupuk NPK berjumlah 6.234,59 ton juga kekurangan pengiriman dari provinsi yang jumlahnya hannya 1.978,00 ton dan pada pupuk jenis organik yang dibutuhkan berjumlah 35.292,84 ton. Namun yang disalurkan hannya 1.000,00 ton.

Hal itu terbukti ketika Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Abdya Maswadi meninjau ke kios-kios tempat penjualan pupuk tersebut di beberapa Kacematan dalam wilayah Kabupaten setempat, Selasa (10/3).

Maswadi mengatakan, penyaluran pupuk tersebut tidak sesuai dengan jumlah kuota yang sudah dikirim kepada provinsi melalui dinas terkait. “Berdasarkan tinjauan kita ke lapangan, jumlah kuota yang dikirim dinas provinsi sangat jauh dari yang kita butuhkan, jumlah kuota sangat banyak namun penyaluran pupuk sangat sedikit,” paparnya.

Sementara itu, pengakuan dari sejumlah para pedagang pupuk juga menunuturkan hal senada. Para pedagang mengaku, sangat kekurangan pupuk di Kecamatan Babahrot dan kecamatan Kuala Batee, bila dibandingkan dengan jumlah pupuk yang disediakan sangat jauh dengan keperluan para petani.

“Jumlah petani cukup banyak, tapi jumlah pupuk yang disalurkan sangat sedikit, kita di sini cuma mendapatkan 3 ton, setelah kita bagi rata-rata mendapat 2 on perorang, namun kelompok tani mencapai puluhan orang bahkan ada yang 50 orang dalam satu kelompok,” tutur seorang pedagang.

RAHMAT

Komentar

Loading...