Unduh Aplikasi

Abdul Rafur Bantah Gunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye

Abdul Rafur Bantah Gunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye
Abdul Rafur. Foto: Facebook

BANDA ACEH - Calon legislatif Partai Nasdem Abdul Rafur membantah keras tuduhan terhadap dirinya yang menggunakan fasilitas negera yakni mobil jenazah untuk berkampanye.

Rafur mengatakan, mobil jenazah tersebut tidak pernah digunakan untuk kegiatan kampanye selama proses pemilu berlangsung. Apalagi memasang embel-embel partai seperti yang dilaporkan.

"Tidak pernah saya buat kampanye mobil itu, saya tidak bikin caleg disitu, tidak-ada apa-apa disitu, coba lihat ada tidak lambang partai disitu," bantah Abdul Rafur saat dikonfirmasi AJNN, Jumat (5/4).

Ambulan milik Gampong Peuniti yang diduga digunakan Abdul Raful untuk berkampanye. Foto: Ist

Rafur sangat menyayangkan adanya laporan seperti itu, padahal mobil jenazah tersebut sangat membantu masyarakat Gampong Peuniti yang membutuhkan, karena memang bisa dipakai secara gratis.

"Kahadiran mobil itu sangat membantu, saya tanggung lagi biaya orang berangkat itu, yang tidak mampu saya subsidi," ujarnya.

Baca: Diduga Pakai Fasilitas Negara, Caleg Nasdem Banda Aceh Dilaporkan ke Panwaslih

Dirinya menuturkan, mobil jenazah itu merupakan bagian dari pelaksanaan program aspirasinya selaku anggota DPRK Banda Aceh, melalui Dinas Kesehatan. Dan sampai saat ini masih tetap atas nama dinas.

Ambulan yang sudah terpasang nama Abdul Raful dan nomor urut caleg. Foto: Ist

Kemudian, mobil tersebut dititipkan ke Gampong Peuniti, lalu karena keuchik tidak mampu merawat, sehingga diminta agar dirinya untuk menjaga mobil tersebut.

"Kan ngak ada yang salah itu, dan tidak dilarang siapa pun yang pinjam, silahkan ambil, yang penting jaga mobilnya," ujarnya.

Rafur juga menegaskan bahwa memang ada mobil yang terpasang atribut partai atau caleg, tetapi itu merupakan mobil pribadinya, dan bukan milik pemerintah.

"Ambulan yang berlogo partai dan yang ada foto saya itu ambulan beli dengan uang pribadi," tegas Rafur.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...