Unduh Aplikasi

Abai Menjaga Sungai

Abai Menjaga Sungai
Ilustrasi: istock

KONDISI Krueng Bate Iliek kini harusnya menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bireuen, Pemerintah Aceh dan Kementerian-kementerian terkait. Seperti disampaikan oleh Ketua Forum Daerah Aliran Sungai Krueng Peusangan, Suhaimi Hamid, air sungai yang pernah menjadi kawasan wisata favorit sebagian warga Aceh itu kini keruh dan tercemar.

Kondisi ini disebabkan oleh penambangan ilegal yang marak di sepanjang DAS Krueng Batee Iliek. Padahal sungai ini tempat bergantung ribuan warga yang berada di hulu dan hilir sungai. Berdasarkan data FDKP, di sungai ini hanya ada satu izin tambang yang tak lagi beroperasi. Jadi, tak sulit untuk membuktikan bahwa penambangan yang terdapat di beberapa titik di sepanjang sungai ini adalah ilegal

Kualitas air sungai ini juga menurun drastis akibat kerusakan siklus air dan resapan air. Tak hanya kerusakan di daerah hulu sungai juga marak terjadi perambahan hutan yang menyebabkan permukaan air Krueng Batee Iliek menurun.

Masyarakat yang tinggal di sekitar sungai dan pengelola warung di tepian sungai juga enggan menjaga kebersihan. Mereka kerap membuang limbah ke sungai. Sampah plastik, bahkan pampers bekas, dibuang sembarangan ke sungai itu. Tak hanya merusak keindahan, benda-benda nonorganik itu mengubah pemandangan sungai jadi kotor.

Seluruh pihak harus memahami bahwa seseorang atau perusahaan yang mencemari sungai dapat dipidana. Pelakunya bisa dipenjara tiga tahun atau didenda hingga miliaran rupiah. Namun karena pemerintah dan aparat penegak hukum tak melihat hal ini sebagai ancaman lingkungan yang serius, para perusak sungai terus saja menjarah dan merusak aliran sungai.

Masyarakat harusnya diajarkan untuk lebih peduli terhadap kelestarian sungai. Selama ini, keberadaan sungai sering kali diabaikan. Seluruh anggota masyarakat baru sadar dengan pentingnya menjaga daerah aliran sungai saat kekeringan atau musim hujan datang. Masyarakat merasa tak bersentuhan langsung dengan sungai yang menopang kehidupan mereka.

Komentar

Loading...