Unduh Aplikasi

96 Rumah Warga di Singkil Terendam Banjir

96 Rumah Warga di Singkil Terendam Banjir
Banjir rendah rumah warga Aceh Singkil. Foto: Ist

BANDA ACEH - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Seletan dan satu kecamatan di Aceh Singkil terendam banjir akibat hujan deras sejak Selasa (28/1) kemarin.

Staf Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita mengatakan, banjir ini juga telah merendam rumah warga dari 1.103 Kartu Keluarga (KK) di enam kecamatan yakni, Tapaktuan sebanyak dua desa, Kecamatan Kluet Tengah empat desa.

Kemudian, wilayah Kecamatan Trumon sebanyak lima desa, Kecamatan Sama Dua, kawasan terdampak masih dalam proses pendataan, Kecamatan Pasie Raja delapan desa, dan terakhir Kecamatan Kota Bahagia lima desa.

"Telah terjadi banjir yang merendam rumah warga milik 1.103 KK di enam kecamatan di Aceh Selatan sejak Selasa sekira pukul 20:13 WIB," kata Haslinda Juwita dalam laporannya, Rabu (29/1).

Haslinda menyampaikan, banjir dan tanah longsor di beberapa kecamatan itu disebabkan karena sungai setempat tidak mampu menampung debit air dan melimpah ke permukiman penduduk dengan ketinggian bervariasi antara 30-50 centi meter.

"Juga terjadi longsor di Aceh Selatan, sejauh ini terjadi di Desa Lawe Buluh Didi, Kecamatan Kluet Timur," tuturnya.

Tak hanya di Aceh Selatan, kata Haslinda, banjir akibat curah hujan ini juga melanda empat desa di Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil. Saat ini sebanyak 96 rumah warga terendam.

Musibah ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi di hulu sungai bagian daerah Pak-Pak Barat, Kabupaten Dairi Sumatra Utara, sehingga sungai Lae Cinendang meluap hingga mengairi sawah dan rumah warga di Desa Lae Riman, Silatong, Ujung Limus dan Desa Cibubukan.

"BPBD Singkil menginformasikan banjir juga merendam jalan antara Subulussalam -Singkil sepanjang 300 meter dengan ketinggian air kurang lebih 30-40 cm," terang Haslinda.

Komentar

Loading...