Unduh Aplikasi

90 Orang Terjaring Razia Pakaian Ketat di Lhokseumawe

90 Orang Terjaring Razia Pakaian Ketat di Lhokseumawe
Petugas membantu seorang pengendara yang terjaring razia pakaian ketat mengenakan kain sarung. Foto: Safrizal

LHOKSEUMAWE - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah menjaring sekitar 90 orang pengguna jalan. Mereka melanggar Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Syariat Islam, Aqidah dan Ibadah. Razia ini digelar di depan taman Riyadah, Lhokseumawe, Jumat (9/12).

Ketua Sat Pol PP dan WH, M Irsyadi, mengatakan razia itu merupakan kegiatan rutin dalam rangka menegakkan syariat Islam. Mereka juga menjalankan surat edaran Pemko Lhoksumawe Nomor 2 Tahun 2013 tentang Larangan Duduk Mengangkang.

“Sasaran kami dalam razia hari ini yaitu orang dewasa yang menggunakan pakaian ketat, kaum laki yang menggunakan celana pendek dan ibu-ibu yang tidak menggunakan jilbab. Kita melihat perkembangan kondisional para pengguna jalan baik di pasar atau tempat lain yang ada dalam wilayah Lhokseumawe,” ungkap Irsyadi.

Irsyadi menambahkan, menurutnya pelanggar syariat Islam di daerah ini semakin marak. Terutama dalam urusan berpakaian. Untuk meminimalisir hal itu, mereka perlu diingatkan dengan cara razia seperti ini. Mereka juga mengajak para masyarakat menyuruh kepada kebaikan dan mencegah yang mungkar.

“Kepada pelanggar hari ini kita sediakan jilbab untuk wanita yang tidak memakai jilbab dan memakaikan sarung untuk laki-laki yang menggunakan celana pendek dan wanita menggunakan celana ketat. Sarung dan jilbab langsung kita pakaikan kepada pelanggar di lokasi razia,” kata Irsyadi.

Komentar

Loading...