Unduh Aplikasi

8.658 Orang Warga Aceh Jaya Dilaporkan Mengungsi Akibat Banjir

8.658 Orang Warga Aceh Jaya Dilaporkan Mengungsi Akibat Banjir
Ilustrasi kondisi banjir di Aceh Barat. Foto: Darmansyah Muda
BANDA ACEH - Banjir yang merendam Kabupaten Aceh Jaya pasca diguyur hujan sejak tiga hari terakhir telah mengakibatkan ribuan warga kabupaten itu mengungsi. Data diperoleh AJNN dari surat perihal permohonan bantuan beras yang dikirim pemerintan setempat ke Kepala Bulog Subdivre Meulaboh menyebut 8.658 orang warga Aceh Jaya mengungsi.

Mereka tersebar di 31 Gampong di tujuh kecamatan yang terendam banjir diantaranya Kecamatan Jaya, Indra Jaya, Sampoinet, Setia Bakti, Darul Hikmah Krueng Sabee dan Kecamatan Panga. Adapun total penduduk di tujuh kecamatan yang terendam itu mencapai 13.912 jiwa dengan 7.303 Kepala Keluarga (KK).

Dalam surat bernomor 360/392/2016, yang ditanda tangani Bupati Aceh Jaya, Ir Azhar Abdurahman, pemerintah setempat memohon Dolog Meulaboh mendroping 16,694 kilogram beras untuk penanganan darurat selama tiga hari. Jumlah tersebut dengan asumsi kebutuhan rata-rata beras perjiwa sebesar 0,4 Kg/hari X 13.912 jiwa penduduk di 7 Kecamatan itu.

Adapun gampong yang warga terpaksa mengungsi karena terendam banjir yakni Gampong Pante Keutapang, Bak Paoh, Lheut, Darat, Gle Putoh, Sapek dan Krueng Tunong yang terletak di Kecamatan Jaya. Selanjutnya Gampong Krueng Ateuh, Meudhang Ghon di Kecamatan Indra Jaya.

Di kecamatan Sampoinet, yang mengungsi merupakan warga Gampong Ligan, Ie Jeurengeh, Seumantok, Blang Mon Lueng, Alue Groe, Cot Langsat, Babah Nipah dan warga Gampong Kuala Ligan.Di Kec Setia Bakti warga yang mengungsi merupakan warga Gampong Lhok Bot, Gunong Meunasah, dan warga Gampong Paya Laot.

Adapun di Kecamatan Darul Hikmah pengungsi berasal dari tiga Gampong yakni Masen, Alue Gajah, dan Teupin Asan. Krueng Sabe pengungsi berasal dari Gampong, Panggong, Buntha, Rantau Panyang dan Curek.Sementara dikecamatan Panga, pengungsi banjir berasal dari 4 Gampong yakni Alue Pande, Gle Putoh, Bate Meutudong dan Warga Gampong Pante Krueng.

"Data (8.658 orang) pengungsi itu sudah betul, tapi memang kami tidak bisa membuka posko karena warga tidak mau menetap, khawatir harta bendanya hilang," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, Ridwan Sp dihubungi AJNN, Kamis (25/8).

Komentar

Loading...