Unduh Aplikasi

60 Persen Kasus di Pengadilan Takengon Berasal dari Bener Meriah

60 Persen Kasus di Pengadilan Takengon Berasal dari Bener Meriah
BENER MERIAH - Ketua Pengadilan Tinggi dan Tipikor Aceh, Chaidir, mengungkapkan, 60 persen lebih kasus pidana umum yang disidangkan di Pengadilan Negeri Takengon berasal dari Kabupaten Bener Meriah.

Menurutnya, kantor pengadilan tinggi yang baik adalah yang mampu memberikan transparansi hukum kepada masyarakat. "Berikan transparasi hukum kepada masyarakat," kata Chaidir ketika meresmikan Kantor Pengadilan Tinggi Bener Meriah di Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, Rabu (30/3).

Dengan beroperasinya Kantor Pengadilan Negeri ini, kata Chaidir, layanan hukum dan proses hukum yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Bener Meriah dapat lebih terjangkau. "Kantor yang baik bukan terlihat dari bangunan yang megah tapi juga mampu menciptakan transparansi hukum kepada masyarakat," jelas

Dirinya juga mengatakan, kantor pengadilan negeri ini perlu segera dibangun ruangan sel tahanan sementara yang respentatif agar tidak perlu lagi ada tahanan titipan di tempat lain. "Saya meminta kepada jajaran saya untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," harap.

Acara peresmian kantor tersebut dihadiri seluruh Kepala Pengadilan Negeri se- Aceh, Plt. Bupati Bener Meriah Rusli M Saleh yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra serta Forkompimda Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Persemian Kantor Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong tersebut sesuai dengan Keppres Tahun 2008 dimana pada tahun tersebut dimulainya pembangunan Kantor Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong.

Komentar

Loading...