Unduh Aplikasi

50 Kades di Tamiang Dilantik, Ini Jumlah Dana Desa Setiap Tahun

50 Kades di Tamiang Dilantik, Ini Jumlah Dana Desa Setiap Tahun
Wakil Bupati Aceh Tamiang sedang melantik 50 Datok Penghulu hasil pemilihan tahun 2019. Foto: AJNN.Net/Asrul

ACEH TAMIANG - Sebanyak 50 Datok Penghulu (Kepala desa-red) terpilih hasil pemilihan tahun 2019 dilantik secara serentak oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang di tribun lapangan belakang kantor bupati setempat, Kamis (3/10).

50 Datok Penghulu yang dilantik tersebut berasal dari 50 kampung dalam 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Adapun rinciannya yakni, Kecamatan Sekerak empat orang, Tamiang Hulu satu orang, Seruway delapan orang, Bendahara enam orang, Tenggulun satu orang, Karang Baru delapan orang, Manyak Payed 12 orang, Banda Mulia empat orang, Bandar Pusaka satu orang, Kota Kualasimpang satu orang, Rantau satu orang dan Kejuruan Muda tiga orang.

Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin meminta kepada para Datok Penghulu yang baru dilantik agar selalu mengayomi seluruh masyarakat di kampung masing-masing, karena tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin bukan hanya untuk kelompok yang mendukungnya terpilih menjadi datok.

Tetapi, kata T. Insyafuddin, pascadilantik menjadi Datok, maka semua masyarakat di kampung menjadi tanggung jawab Datok Penghulu.

T. Insyafuddin menyebutkan, tahun anggaran APBKampung akan berakhir pada 31 Desember 2019 mendatang.

Dengan sisa waktu tiga bulan mendatang itu, para Datok Penghulu diminta harus segera merealisasikan seluruh pelaksanaan kegiatan dana desa tahap II sebesar 40 persen di masing-masing kampung.

T. Insyafuddin membeberkan, alokasi dana desa tahun anggaran 2020 yang diterima Kabupaten Aceh Tamiang mencapai Rp 173.974.858.000 dengan alokasi dasar per-kampung sebesar Rp 662.806.000 dan ditambah dengan alokasi afirmasi, alokasi kinerja dan alokasi formula sebesar Rp 32.797.180.000.

"Rata-rata dana desa yang diterima masing-masing kampung sebesar Rp 816.000.000, anggaran tersebut belum ditambah dengan alokasi dana kampung dan alokasi bagi hasil pajak dan reatribusi daerah yang diberikan kepada kampung. Kalau ditambah dengan itu, maka total anggaran yang diterima kampung mencapai Rp 1 Miliyar lebih pertahun," ungkap T. Insyafuddin.

Komentar

Loading...