Unduh Aplikasi

50 hektar lahan warga rusak parah akibat amukan gajah liar

50 hektar lahan warga rusak parah akibat amukan gajah liar
Gajah liar ke kebun warga, Foto:www.penapost.com
ACEH TENGAH–Sejak Maret hinggga November 2014, 750 hektar lahan warga di pedalaman kecamatan Pintu Rime Payo kabupaten Bener Meriah rusak parah akibat amukan kelompok hajah liar.

Jumlah tersebut terdiri dari 250 H sawah dan 500 H perkebunan.

Kelompok gajah liar itu diperkirakan sekitar 40 ekor. Desa yang terkena dampak dari rongrongan satwa itu masing-masing desa Kampung Pantan Lah, Negeri Antara, Jalung Dua, Sesongo, Bintang Padi, Musara Pakat dan Alur Cincin.

“Resah kali sudah warga akibat amukan itu” ucap camat Pintu Rime Gayo Mukhtar kepada AJNN.Net

Banyak hal telah dilakukan untuk menggiring gajah liar itu, seperti pembuatan parit di jalur lalulalang gajah.

Penggiringan Gajah Pakek Dukun

Penggiringan gajah kembali dimulai setelah sempat terhenti beberapa hari yang lalu pasca meninggalnya satu anggota LSM Pelindung Satwa Bener Meriah Hasan Basri.

Kali ini, penggiringan kelompok pemilik belalai itu diperbantu oleh dua orang pawang dengan sedikit menggunakan mantra khusus.

Penggiringan menggunakan do’a khusus itu, telah dimulai sejak tangggal 1 Desember dan berakhir malam ini Jum’at malam (5/12).

Sejak dimulainya penggiringan dengan mantra itu, diperkirakan sekelompok gajah liar itu telah mulai bergegas menuju ke alam habitatnya.

“Pawang itu tidak menggunakan gajah jinak, tapi sedikit ada do’a yang dibacakan” demikian Camat Mukhtar.

NUSI

Komentar

Loading...