Unduh Aplikasi

44 Napi Rutan Lhoksukon Masih Buron

44 Napi Rutan Lhoksukon Masih Buron
Petugas Rutan dibantu TNI/ Polri sedang melakukan penyisiran di salah satu bangunan sekolah kosong, untuk mencari narapidana yang kabur dari Rutan Lhoksukon, Aceh Utara. Foto: AJNN.Net/Safrizal.

ACEH UTARA - Sebanyak 44 narapidana (napi) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Klas II B Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, yang melarikan diri pada peristiwa kerusuhan dan pengerusakan Rutan tersebut, Rabu (19/6), hingga kini masih buron.

"Petugas masih melakukan pencarian terhadap narapidana yang melarikan diri, salah satunya dengan melakukan penyisiran bangunan kosong di sekitar areal rutan," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, Iptu Rezki Kholidiansyah kepada AJNN, Rabu (19/6).

Rezki Kholidiansyah mengungkapkan hasil data terakhir di lapangan, 26 orang diantaranya sudah ditangkap, satu meninggal dunia karena tenggelam di sungai saat berusaha kabur, dan jenazah korban sendiri sudah dijemput pihak keluarga. Sementara dua lagi menyerahkan diri.

"Hingga saat ini dari jumlah total 73 napi secara keseluruhan melarikan diri, 26 telah ditangkap, satu meninggal, dua menyerahkan diri, dan 44 orang lagi masih buron," jelasnya.

Baca: Dua Napi Narkoba Rutan Lhoksukon Menyerahkan Diri

Adapun narapidana yang kasusnya paling menonjol dan hingga saat ini belum berhasil ditangkap adalah, napi titipan BNN atas nama Muhammad Zakir, kasus penyelundupan sabu-sabu 70 kilogram dan ekstasi serta napi kasus pembunuhan Bripka Faisal.

"Dari 73 orang napi yang melarikan diri yang paling mendominasi adalah napi kasus narkoba," kata Rezki.

Ia berharap kepada napi yang masih buron, dan dengan kesadaran sendiri agar segera menyerahkan diri ke Rutan Lhoksukon maupun ke Polsek dan Polres terdekat.

"Napi menyerahkan diri secara baik-baik akan tetap diberikan perlindungan dan tidak akan disakiti, karena mereka telah menyadari perbuatannya," pungkasnya. 

Komentar

Loading...