Unduh Aplikasi

400 personil siaga dilapangan, cegah perayaan tahun baru

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh siagakan 400 persenil untuk mencegah perayaan tahun baru masehi, personil tersebut ditempatkan di tempat-tempat rawan perayaan tahun baru, serta melibatkan semua tokoh Gampong yang ada dilingkungan Kota Madani.

Pantauan AJNN malam, Rabu (31/12) dilapangan, 400 personil yang terdiri dari Gabungan TNI, Polri, Wilayatul Hisbah (WH) dan Satpol PP siaga di beberapa titik rawan perayaan tahun baru masehi, seperti di Simpang Lima, Ule-lee dan beberapa tempat lainnya yang diduga rawan terjadi perayaan tahun baru tersebut.

Kasat Wilayatul Hisbah (WH), Rita Pudji Astuti, kepada AJNN dilapangan mengatakan, sebagaimana seruan bersama Pemerintah Kota Banda Aceh, kepada generasi muda khususnya dan semua pihak pada umumnya untuk tidak merayakan tahun baru masehi di Kota Bandar Wisata Islami.

"Pemerintah Konsisten melarang perayaan tahun baru, hal ini dibuktikan dengan siaganya 400 personil gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, WH dan Satpol-PP di beberapat titik rawan perayaan pergantan tahun tersebut," ujarnya.

Kemudian tambah Rita, selain personil gabanguan Pemkot juga sudah meminta kepada semua Camat dan Apatur Gampong serta tokoh masyarakat yang ada di wilayah KOta banda Aceh untuk tetap siaga dilapangan agar tidak ada masyarakat yang melakukan eforia di malam pergantian tahun masehi.

"Tokoh masyarakat juga dilibatkan untuk mengawasi wilayahnya masing-masing, dan tepatnya pukul 11.00 wib nanti personl akan melakukan razia ke semua cafe-cafe yang buka sampai larut malam".Jelas Kasat WH, Rita Pudji Astuti.


|IRMAN

Komentar

Loading...