Unduh Aplikasi

22 Orang Staf RSUD Teuku Umar Tes Swab

22 Orang Staf RSUD Teuku Umar Tes Swab
Sebanyak 22 orang jalani swab di RSUD Teuku Umar. KmFoto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Sebanyak 22 orang staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Umar Kabupaten Aceh Jaya dilakukan tes swab yang berlangsung di rumah sakit setempat, Rabu (5/8).

Ke 22 orang dari unsur tenaga kesehatan baik itu tenaga dokter, perawat, bidan, pengantar pasien, supir serta petugas laboratorium tersebut akan dilakukan tes swab yang sebagian dari mereka selama ini sudah menjalani karantina selama kurang lebih satu minggu.

Direktur RSUD Teuku Umar, dr. Eka Rahmayuli mengatakan jika sebanyak 22 orang staf RSUD Teuku Umar telah dilakukan tes swab oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh Jaya yang nantinya akan dikirim ke Banda Aceh untuk mengetahui hasilnya.

Selain itu, satu orang diantara 22 orang staf RSUD Teuku Umar juga dinyatakan reaktif corona berdasarkan hasil rapid test

"Ada satu orang petugas kami reaktif setelah dilakukan rapid test kemarin, dan saat ini yang reaktif tersebut sudah menjalani isolasi terpisah dengan rekan-rekan yang lainnya," ujar dr. Eka.

Lanjutnya, walaupun hasil rapid test non reaktif corona terhadap 21 orang staf RSUD Teuku Umar, namun pihaknya akan tetap melakukan tes swab karena mereka sudah kontak langsung dengan pasien yang reaktif corona beberapa waktu lalu yang hingga hari ini belum keluar hasil swabnya.

Sementara itu, saat ini RSUD Teuku Umar sudah menangani dua orang pasien reaktif corona berdasarkan hasil rapid test. Namun hanya satu orang yang dirawat di ruang isolasi, sementara satu orang lagi sudah dirujuk ke Banda Aceh.

"Baru dua orang yang reaktif, satu kami rawat disini dan satu lagi sudah kami rujuk ke Banda Aceh," jelasnya.

Selain itu, pihaknya saat ini juga sedang mempersiapkan IGD darurat yang sewaktu-waktu akan digunakan ketika dalam keadaan emergency.

"Kami buat IGD darurat ini supaya ketika ada kasus seperti kemarin tidak perlu lagi menutup pelayanan IGD, karena kami sudah siapkan IGD darurat juga di rumah sakit," pungkas dr. Eka

Komentar

Loading...