Unduh Aplikasi

2019, Kunjungan Wisman ke Aceh Ditargetkan Capai 150 Ribu

2019, Kunjungan Wisman ke Aceh Ditargetkan Capai 150 Ribu
Kadis Pariwisata Aceh, Jamaluddin. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menargetkan peningkatan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Aceh pada tahun 2019 mencapai 150 ribu orang.

Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin meyakini target tersebut akan berhasil dicapai dalam tahun ini jika berkaca pada tingkat kunjungan wisatawan mancanegara yang terus bertambah sejak 2014 hingga 2018 lalu.

Selain itu, Disbudpar Aceh juga memprediksi kunjungan wisatawan Nusantara ke Aceh juga bakal melambung tinggi, diyakini bakal mencapai 3 juta orang pada 2019 ini.

"Terget kunjungan Wisman 2019 dipresentasikan menjadi 150 ribu orang dan wisatawan Nusantara menjadi 3 juta orang," kata Jamaluddin saat menggelar konferensi pers di Aula Disbudpar Aceh, Senin (25/2).

Dalam kesempatan ini, Jamaluddin merincikan data kunjungan ke Aceh baik dari wisatawan asing maupun lokal yang terus meningkat dalam kurun waktu 2014-2018.

Untuk wisatawan Nusantara pada 2014 hanya 1,4 juta orang, kemudian 2015 bergerak ke angka 1,7 juta, 2016 naik 2,1 juta, lalu kembali bertambah pada 2017 menjadi 2,2 juta dan terus meningkat hingga 2018 mencapai 2,3 juta orang.

Sementara untuk kunjungan Wisman Aceh pada 2014 hanya 50,7 ribu orang, kemudian 2015 bergerak ke angka 54,5 ribu, 2016 naik 76,4 ribu, lalu kembali bertambah pada 2017 menjadi 78,9 ribu dan terus meningkat hingga 2018 mencapai 106 ribu orang lebih.

"Secara keseluruhan kunjungan Wisman maupun wisatawan lokal meningkat 6 persen hingga 2018 lalu," ungkapnya.

Tak hanya itu, Jamaluddin juga menyampaikan tingkat kunjungan wisatawan muslim ke Aceh selama ini sudah cukup baik, dan diyakini akan terus melonjak tinggi pada 2019 ini.

"Kunjungan wisatawan muslim pada 2018 hanya 35 ribu orang, kedepan kita harapkan menjadi 40 ribu treveler," harap Jamaluddin.

Namun, menurut Jamaluddin target tersebut tidak akan tercapai bila tanpa kerja sama dari semua stakeholder serta elemen masyarakat lainnya untuk mempromosikan Aceh ke luar.

"Butuh kerja keras lagi agar ini terus meningkat, sehingga pariwisata Aceh berkembang lebih baik," imbuhnya.

Komentar

Loading...