Unduh Aplikasi

1813 KK di Aceh Tamiang Terima Bantuan Sembako dari Pemerintah Aceh

1813 KK di Aceh Tamiang Terima Bantuan Sembako dari Pemerintah Aceh
Bupati Aceh Tamiang (kanan) sedang menerima bantuan sembako secara simbolis yang diserahkan oleh Sekretaris Dinas Sosial Aceh di halaman depan kantor bupati. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Sebanyak 1.813 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Aceh Tamiang mendapat bantuan sembako dari Pemerintah Aceh. Bantuan itu disalurkan bagi warga yang ikut terdampak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Penyerahan bantuan sembako itu dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah, kepada Bupati Aceh Tamiang, Mursil, bertempat di halaman kantor bupati setempat, Selasa (21/4).

Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah mengatakan, selain Aceh Tamiang pihaknya dari Dinsos Aceh hari ini juga menyerahkan bantuan sembako ke Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur.

Dikatakan Devi Riansyah bantuan sembako untuk Aceh Tamiang diserahkan kepada 1813 Kepala Keluarga (KK) dengan kategori bukan penerima bantuan manfaat BPNT, bukan penerima PKH, bukan juga penerima bantuan pemerintah lainnya dan bukan istri/suami dari PNS, TNI, POLRI atau Aparat Pemerintahan Gampong dan Pensiunan.

“Dengan dibantunya sembako oleh Provinsi Aceh yang disalurkan kepada 1813 KK di Aceh Tamiang ditambah dengan penerima BPNT dan PKH dari Kementerian Sosial, maka dapat diakumulasikan bahwa Pemerintah telah membantu setidaknya 63 persen dari jumlah penduduk miskin di Kabupaten Aceh Tamiang," kata Devi.

Jika masih ada masyarakat miskin diluar daripada itu, kata Devi, maka Bupati Aceh Tamiang harus menanganinya. "Sesuai data dari BPS Aceh bahwa jumlah penduduk Aceh Tamiang sebanyak 295.011 jiwa dengan jumlah penduduk miskinnya sebanyak 39.353 jiwa,” ujarnya.

Adapun paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat berupa gula pasir sebanyak 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, sarden isi 425 Gr 4 kaleng, mie instan dus isi 40 sebanyak 1 dus, beras kualitas medium sebanyak 10 kilogram.

“Untuk beras bukanlah beras Bulog, tapi beras yang dibagikan adalah hasil dari petani di Aceh dengan kulaitas medium, yang mana keseluruhan untuk Provinsi Aceh membutuhkan 600 ton untuk 23 Kabupaten/Kota dan Kabupaten Aceh Tamiang sendiri diambil 18 ton beras,” terang Devi.

Devi berharap bantuan tersebut bisa langsung sampai di depan pintu rumah masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak Covid-19 dengan dibantu oleh pilar-pilar yang ada di Kampung-kampung dalam Kabupaten Aceh Tamiang.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Mursil mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Aceh yang telah mengirimkan Tim Gugus Tugas Aceh untuk mengirimkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Aceh Tamiang.

“Saya juga sangat berterima kasih Kepada Dinas Kesehatan Aceh yang telah memberikan bantuan berupa APD dan Rapid Test kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, mengingat betapa perlunya para tenaga nedis terhadap peralatan tersebut dalam penangan Covid-19 ini,” ujarnya.

Komentar

Loading...