Unduh Aplikasi

18 Petugas Medis Reaktif Covid-19, Puskesmas Johan Pahlawan Ditutup Sementara

18 Petugas Medis Reaktif Covid-19, Puskesmas Johan Pahlawan Ditutup Sementara
Puskesmas Johan Pahlawan. Foto: Ist

ACEH BARAT - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat terpaksa melakukan penutupan sementara terhadap Puskesmas Johan Pahlawan selama sepuluh hari mendatang. 

Penutupan Puskesmas tersebut dilakukan setelah adanya belasan petugas medis di Puskesmas Johan Pahlawan yang dinyatakan reaktif hasil rapid test.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Syarifah Junaida mengatakan, pihaknya kemarin melakukan rapid test terhadap 120 petugas di rumah sakit itu, dari hasil rapid test 18 orang dinyatakan reaktif.

"Untuk di puskemas kami tutup hingga 21 September. Penutupan kami lakukan karena ada 18 yang reaktif. Maka kami istirahatkan semua," kata Kadinkes Aceh Barat, Syarifah Junaida, Jumat (11/9).

Syarifah menjelaskan isolasi mandiri secara keseluruhan terhadap petugas medis di Puskesmas Johan Pahlawan setelah pasca 18 petugas medis reaktif Covid-19 karena ada kontak erat antar petugas.

"Kalau yang reaktif itu ada di poli umum dan poli anak. Tapi kan mereka ada kontak erat jadi kami tutup secara keseluruhan," ungkapnya.

Ia mengatakan untuk 18 petugas yang reaktif tersebut akan menjalani swab hari ini. Sementara petugas lainnya hanya menjalani isolasi mandiri karena non reaktif dari hasil rapid.

Dengan ditutupnya puskesmas itu, masyarakat yang ingin berobat akan dirujuk secara langsung ke Puskesmas Meureubo dan juga Puskesmas Suak Ribee.

"Untuk sementara dilakukan rujukan langsung ke Puskesmas Meureubo dan Suak Ribee bagi warga yang yang selama ini berobat di Faskes Johan Pahlawan," ujarnya.

Komentar

Loading...