Unduh Aplikasi

17 Kelas Batu Mulia Diperlombakan pada Festival Aceh Meugiwang 2019

17 Kelas Batu Mulia Diperlombakan pada Festival Aceh Meugiwang 2019
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin. Foto: Ist

BANDA ACEH - Festival batu mulia dengan tema Aceh membali Meugiwan 2019 yang dilaksanakan pada 9 -12 November di Taman Budaya Banda Aceh akan memperlombakan 17 kelas.

Ketua pelaksana, Nasrul Sufi menyebutkan 17 kelas yang diperlombakam yakni kelas Indocrase, kelas Calcedony, Kelas batu gambar badar dan kristal, kelas bacan, kalimaya, kelas panca warna kristal dan badar, nephrite, black jade.

Selain itu pihak penyelenggara juga membuka untuk kelas Es Jade, amethis dan kinyang, kelas bulu macan, tapak jalak, yakut, kelas sulaiman dan guliga.

"Nanti juga dibuka untuk kelas Batu Raja, Teratai dan kelas unik antik," kata Nasrul, Kamis (24/10).

Ia menyebutkan bagi juara umum satu, dua dan tiga akan diberi hadiah dengan total Rp 35 juta. Selain itu, pihak panitia juga memberikan hadiah kepada juara per item masing-masing batu.

"Dewan Juri yang akan menilai kontes adalah para juri profesional dan sudah sangat berpengalaman di bidangnya sebanyak 5 orang dari Jakarta, Medan dan Aceh. Sistem penilaian Kontes pada Festival Batu Mulia ini menganut sistem pengumpulan nilai," sebutnya.

Festival batu mulia kali ini, menurut Nasrul Sufi ada yang spesial, yaitu membuka kelas kontes khusus, yaitu kelas pemula pada hari terakhir kontes. Penilaiannya tidak di hitung point dan batu minimal 10% wajib minus.

"Adapun kelas pemula yakni kelas Lumut Aceh, Sungai Dareh, Solar, Bio Solar, Bio Solar Changge, Neon Polos Putih, Neon
Pulos Green, Neon Lumut, Pupis Totol, Pupis," jelasnya.

Nasrul menyebutkan festival batu mulia ini merupakan program Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh untuk membumingkan kembali batu Aceh.

"Ini salah satu cara membumingkan kembali batu Aceh yang pernah populer," ujarnya.

Dalam event taraf nasional ini, kata Nasrul akan mengundang para kolektor batu yang ada di 34 provinsi di Indonesia dengan target 1000 pengunjung yang datang ke Aceh. Pihak penyelenggara juga telah menyiapkan stand 20-25 stand.

"Informasi terakhir beberapa perwakilan dari provinsi sudah mengkonfirmasi akan hadir pada kontes batu di Banda Aceh seperti Jakarta, Banten, Yogyakarta, Medan. Sementara yang lainnya masih menunggu konfirmasi," sebutnya.

Sebelumya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin menyebutkan festival batu mulia ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Banda Aceh dan Aceh secara umum.

"Kita target 1000 pengunjung yang datang ke Aceh meramaikan kontes batu mulia ini, diharapkan dapat mengangkat perekonomian dan kepariwisataan di Aceh," ungkap Jamaluddin.

ADV

Komentar

Loading...