Unduh Aplikasi

BREAKING NEWS: 15 Diuji Swab Keluarga Irwandi, Dua Positif Corona, Bukan Covid-19

BREAKING NEWS: 15 Diuji Swab Keluarga Irwandi, Dua Positif Corona, Bukan Covid-19
Tim fogging usai melakukan penyembrotan di rumah Darwati A Gani, Selasa (4/8). Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Sabtu (8/8), sekitar pukul 15.30 WIB, pesan Whatshap masuk ke CEO AJNN, Akhiruddin Mahjuddin. Orang yang mengirim pesan itu ingin menyampaikan rilis Darwati A Gani tentang Covid-19.

Dalam rilis itu ternyata menjelaskan kronologi bagaimana kemudian muncul kabar kalau keluarga mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf yang tinggal di Lamprit positif corona.

Darwati A Gani dalam rilis yang diterima AJNN mengungkapkan pada 3 Agustus 2020, Yuni Saputri dinyatakan positif terpapar new corona. Darwati, anak-anak, dan kerabat yang sering bersama termasuk supir dan satpol, semuanya berjumlah 15 orang pergi ke RSUDZA meminta uji corona dengan RT PCR. Spesimen diambil, dikirim ke alat RT PCR FK-Unsiyiah.

Tanggal 4 Agustus 2020, laboratorium mulai memproses 20 spesimen, 15 asal Lamprit, lima lagi dari orang lain. Lamprit menunggu hasil. Tanggal 5 Agustus 2020, Darwati mengaku mengirim pesan WhatshAp kepada Direktur RSUDZA, Azharuddin, menanyakan hasil PCR. Dimana jawaban Azharuddin adalah kalau Darwati positif, tapi pengujian belum selesai.

“Ibu positif. Tapi pengujian belum selesai,” kata Darwati mengulangi jawaban Azharuddin.

Darwati mengaku Irwandi Yusuf yang selalu ingin tahu perkembangan pun dengan meminjam telepon genggam seseorang di penjara menanyakan kepada Kadis Kesehatan Aceh tentang status Lamprit.

"Pak Kadis pun mengatakan laporan tertulis dari lap belum ada. Tapi petugas lab ada mengatakan kepada Pak Hanif bahwa semua keluarga Buk Darwati positif," ungkap Darwati.

Demikian juga ketika Irwandi menelpon Dirut RSUDZA, yang menjawab berdasarkan laporan telepon komunikasi antara petugas Lab RSUDZA dan petugas Lab FK Unsyiah, ada 16 dari 20 spesimen ditemukan positif. Tapi laporan tertulis belum ada.

"Merasa yakin dengan laporan lisan itu, Pak Irwandi mengontak admin akun FB nya untuk mengupdate status sebagai tanggung jawab moral kepada masyarakat Aceh, dalam menegakkan prinsipnya bahwa corona dapat menyerang siapa saja tanpa memandang status sosial karena virus itu memang tidak bisa melihat," jelas Darwati.

Baca: Simpang Siur Hasil Swab Keluarga Irwandi Yusuf

Sejak itu mulailah muncul ungkapan simpati dari masyarakat dan ketika malamnya Darwati diberitahu bahwa hanya dua orang yang ternyata benar-benar positif, dan Darwati mencoba meraih admin akun FB Pak Irwandi agar meng-update status, namun Darwati mengaku gagal menjangkau sang admin yang berdomisili di Jakarta itu.

"Setiap mendapatkan hasil positif, lab akan mengulangi pengujian dengan intensitas yang berbeda sehingga mereka benar-benar yakin itu positif," jelasnya.

Namun untuk meyakinkan dirinya bahwa hanya dua orang yang positif, yakni VER (28) dan AA (24). Kemudian Darwati meminta kepada Kadis Kesehatan Aceh dan RSUZA agar tim lab bisa mengambil lagi spesimen baru atau yang kedua kalinya agar bisa menginformasikan ke keluarga di Bireuen mengenai perlu tidaknya mereka di-screening mengingat dirinya ada pulang ke Bireuen ketika Hari Raya Idul Adha.

"Pada tanggal 6 Agustus dilakukan pengambilan sampel yang kedua dan pada tanggal 7, kami sudah mendapatkan laporan dari RSUDZA dan Kadis Kesehatan Aceh memperkuat laporan yang sebelumnya bahwa hanya dua orang yang positif terpapar corona, bukan Covid-19. Alhamdulillah," kata Darwati.

Dalam rilis itu juga dijelaskan perbedaan antara positif corona dan positif Covid-19.

Beda antara positif corona dan positif Covid-19, yaitu positif corona adalah seseorang yang tubuhnya telah terpapar virus corona, tetapi tidak ada tanda-tanda sakit (disebut juga OTG, Orang Tanpa Gejala), sehingga hanya perlu isolasi mandiri selama 10-14 hari.

Sedangkan positif Covid-19 adalah seseorang yang telah terpapar virus corona dan orang tersebut menjadi sakit karenanya, sehingga perlu perawatan di RS.

Covid-19. Covi adalah Corona virus. *d* adalah *disease*= penyakit, sudah sakit. Sedangkan 19 adalah tahun 2019, tahun mulai berjangkitnya virus ini.

Komentar

Loading...