Unduh Aplikasi

144 Miliar Digelontorkan untuk Biayai 1.658 PL di Dinas Pendidikan Aceh

144 Miliar Digelontorkan untuk Biayai 1.658 PL di Dinas Pendidikan Aceh
Potongan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan Aceh tahun 2019. Dok AJNN

BANDA ACEH - Sebanyak 1.658 paket kegiatan di Dinas Pendidikan Provinsi Aceh tahun 2019, menggunakan metode Pengadaan Langsung dan Penunjukkan Langsung (PL). Total anggaran yang digelontorkan untuk membiayai sejumlah paket kegiatan itu nilainya mencapai Rp 144 miliar.

Hal ini diketahui berdasarkan kajian yang dilakukan Tim Penelitian dan Pengembangan (Litbang) AJNN, menggunakan data yang terdapat pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia.

Bila dipersentasekan jumlah paket kegiatan PL itu, mencapai 71,50 persen dari total 2.319 paket yang terdapat di dinas tersebut. Sumber pembiayaan terhadap sejumlah kegiatan, dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) murni dan APBA Perubahan Tahun 2019.

Bila dirinci, dari total 1.658 PL di Dinas Pendidikan Aceh itu, sebanyak 1.509 paket kegiatan dilaksanakan melalui metode pemilihan pengadaan langsung, dengan pagu anggaran sebesar Rp 116 miliar. Kemudian, 149 paket menggunakan metode penunjukkan langsung dengan total anggaran Rp 27 miliar.

Baca: Mayoritas Paket APBA-P 2019 Dinas Pendidikan Nilainya di Bawah Rp 200 Juta

Sementara, sebanyak 616 paket kegiatan di dinas itu pelaksanannya menggunakan tata cara pembelian barang dan jasa melalui sistem katalog elektronik (E-Purchasing). Total anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai kegiatan ini nilai pagunya mencapai Rp 314 miliar atau 62,85 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 500 miliar.

Namun, untuk kegiatan yang dilakukan melalui tender terbuka jumlahnya hanya sebanyak 40 paket kegiatan saja. Nominal yang dihabiskan untuk membiayai kegiatan tersebut pun hanya sebesar Rp 37 miliar. Selain itu, paket kegiatan yang dilaksanakan melalui tender cepat sebanyak 5 paket, dengan nilai total pagu sebesar Rp 4,6 miliar.

Rekapitulasi RUP Dinas Pendidikan Provinsi Aceh. Dok AJNN

Berdasarkan data SiRUP LKPP itu juga diketahui, awalnya paket kegiatan yang terdapat di Dinas Pendidikan Aceh, dalam APBA murni jumlahnya sebanyak 1.598 paket kegiatan dengan total pagu anggaran sebesar Rp 316 miliar. Akan tetapi, dalam APBA-P 2019, jumlah paket kegiatan ini bertambah sebanyak 721 paket kegitan dengan pagu anggaran mencapai Rp 184 miliar.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA), Nasruddin Bahar, menduga adanya persekongkolan pengadaan Mobiler dan Komputer pada Dinas Pendidikan Aceh yang nilainya mencapai Rp 150 miliar. Modus persekongkolan dimulai sejak perencanaan dimana tidak pernah dilakukan analisa kebutuhan sekolah yang bakal menerima bantuan.

Baca: LPLA: Kegiatan Dinas Pendidikan Aceh Tak Berdasarkan Analisa Kebutuhan Sekolah

Ia mengatakan, pihak Dinas Pendidikan Aceh diduga telah melakukan rekayasa dokumen sewaktu penarikan atau pencairan dana pada Dinas Keuangan Aceh. Sebagaimana diketahui anggaran pengadaan mobiler dan komputer dianggarkan melalui APBA-P. Program pengadaan tersebut disinyalir berasal dari Pokok Pikiran Anggota DPRA Periode 2014-2019, bukan murni dari program dinas.

"Patut diduga ada rekayasa dalam proses penerbitan SPM (Surat Perintah Membayar) oleh Dinas Pendidikan Aceh sebagai dasar diterbitkannya SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana)" ungkap Nasruddin.

Realisasi APBK AJay

Komentar

Loading...