Unduh Aplikasi

139 Hektare Lahan di Aceh Terbakar

139 Hektare Lahan di Aceh Terbakar
Karhutla di ACeh Jaya, Foto: AJNN/Suar

BANDA ACEH - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aceh sudah mencapai 139 hektare (Ha). Angka itu terhitung sejak 1 hingga hari ini, Selasa 10 Maret 2020.

Karhutla ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota, mulai dari skala kecil hanya belasan hektare, hingga ukuran besar mencapai puluhan hektare, seperti di Aceh Jaya dan Nagan Raya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBA, Muhammad Syahril mengatakan, dari total Karhutla 139 Ha tersebut, Kabupaten Aceh Jaya merupakan daerah terluas menyumbang kebakaran bulan ini, mencapai angka 30 Ha.

Baca: Lagi, Tiga Titik Karhutla Kembali Terjadi di Aceh Jaya

Kabarnya, kebakaran yang terjadi pada 5 Maret 2020 di Kecamatan Teunom itu belum berhasil dipadamkan secara keseluruhan. Hal tersebut karena disebabkan terkena lahan gambut.

"Paling luas, di Aceh Jaya yaitu 30 hektare, api juga belum padam. Karena lahan yang terbakar adalah jenis gambut," kata M Syahril kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/4).

Baca: Kebakaran Lahan Gambut di Perbatasan Aceh Barat - Aceh Jaya Meluas

Sementara itu, daerah penyumbang Karhutla lainnya dari Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Tenggara, Kota Langsa, Lhokseumawe serta di beberapa wilayah lainnya. Rata-rata dengan skala kecil.

Syahril mengakui, pihaknya merasa kesulitan memadamkan api di Aceh Jaya, buka hanya karena di lahan gambut, tetapi juga akses jalan yang sulit dilewari armada damkar.

Kata Syahril, petugas hanya dapat melakukan pemadaman dengan cara manual, yaitu menggunakan dua unit pompa apung, dan ditambah satu unit mobil pemadam penyuplai air.

“Akses menuju ke lokasi kebakaran sulit, jalannya susah dilewati damkar. Tetapi petugas tetap berusaha memadamkan dengan alat seadanya,” ucapnya.

Syahril menduga, lahan yang terbakar tersebut akan dimanfaatkan oleh salah satu perusahaan sawit di sana. Untuk itu, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi bersama instansi terkait membahas tindakan selanjutnya.

Selain di bulan Maret, tambah Syahril, lahan yang terbakar itu juga mengalami kenaikan pada Januari 2020, angkanya mencapai 8,1 Ha. Kemudian di Februari 2020 juga naik mencapai 99,2 hektare.

'Februari totalnya Sekitar 99,2 hektare. Kebakaran paling terbesar itu terjadi di Aceh Tenggara, seluas 20 hektare," pungkas Syahril.

Komentar

Loading...