Unduh Aplikasi

112 Kasus Difteri di Aceh Sepanjang 2017

112 Kasus Difteri di Aceh Sepanjang 2017
ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Sepanjang tahun 2017, Dinas Kesehatan Aceh mencatat ada 112 kasus difteri yang terjadi di Aceh. Lima diantaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh Abdul Fatah mengatakan jumlah kasus difteri meningkat dibandingkan tahun 2016 hanya 11 kasus dan empat orang meninggal dunia.

Ia menyebutkan 112 kasus tersebut ditemukan di 14 kabupaten kota di Aceh yakni Aceh Timur ada 18 kasus dengan satu orang meninggal dunia, Aceh Utara ada 13 kasus satu orang meninggal dunia, Pidie Jaya ada 17 kasus meninggal dunia satu orang.

Sementara Aceh Besar ada ditemukan 8 kasus, Banda Aceh 17 kasus, Lhokseumawe 5 kasus satu orang meninggal dunia, Bireun 13 kasus meninggal dunia satu orang.

"Sedangkan Aceh Selatan kami temukan satu kasus dan Aceh Barat empat kasus. Untuk Pidie ada 11 kasus difteri yang ditemukan, kota Sabang dua kasus serta Aceh Tamiang, Singkil dan Aceh Tenggara masing-masing satu kasus," katanya, Kamis (4/1).

Menurut Abdul Fatah, kasus difteri berdasarkan kelompok umur yang paling banyak di usia 15 tahun ada 38 kasus. Dan usia 10 tahun ada 24 orang. Sedangkan usia 19 tahun ada 21 orang dan usia lima tahun 20 orang yang terserang difteri.

"Sekian kasus ditemukan rata-rata anak-anak yang terserang difteri," ujarnya.

Penyakit ini menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan dengan disertai demam dan sesak nafas. Penyakit difteri ini sangat cepat menular, bisa melalui udara, terkena air liur penderita. 

"Untuk menghindarinya, anak harus diberikan imunisasi secara berskala untuk mencegah tertular virus difteri," ungkap Abdul Fatah.

Komentar

Loading...