Unduh Aplikasi

10 Pemuda Aceh Barat Lulus Magang Kerja ke Jepang

10 Pemuda Aceh Barat Lulus Magang Kerja ke Jepang
ACEH BARAT - Sebanayak 10 Pemuda asal Kabupaten Aceh Barat akan dimagangkan ke Jepang setelah lolos seleksi perekrutan tenaga magang yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk (Dinakermobduk) Aceh.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Aceh Barat  Shah Trizal Putra Utama, mengatakan lulusnya 10 pemuda tersebut untuk mengikuti magang di Jepang tidak terlepas dari peran yang diambil oleh sejumlah pihak yang ada di Kabupaten Aceh Barat untuk melakukan pembinaan.

“Alhamdulillah dari sekitar 54 orang pemuda Aceh yang akan diberangkatkan ke Jepang tersebut saat ini Aceh Barat terpilih 10 orang dari 20 orang yang kami kirim saat ikut seleksi di provinsi dan pusat. Secara prestasi kami kedua terbanyak yang diterima setelah Banda Aceh,” kata Shah Triza.

Adapun sejumlah pihak yang melakukan pembinaan tersebut, kata dia, diantaranya adalah para Alumni Magang Jepang, para alumni Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) yang ada di Aceh Barat, serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Meulaboh.

Shah Triza menjelaskan, adapun peran yang dilakukan sejumlah pihak tersebut seperti alumni magang Jepang berkontribusi pada pendidikan akademis para calon magang tersebut dalam mengajarkan ilmu matematika, Bahasa Jepang, pengalaman para alumni tentang kehidupan sosial, dan budaya di negeri sakura tersebut.

Sedangkan para alumni IPDN, kata dia, memberikan pendidikan ke samaptaan seperti tentang kedisiplinan. Untuk SMK Negeri 2 Meulaboh sendiri, kata dia, membantu para pemuda yang ikut seleksi sebagai calon magang dengan memberikan pengarahan serta menjadi corong informasi terkait adanya pembukaan lowongan magang ke Jepang yang di buka oleh Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Internasional Manpower Organization Development Japan.

“Untuk Aceh sendiri dilakukan perekrutan oleh Dinakertransmobduk, namun sebelum mereka ikut seleksi, kami disini lakukan penjaringan pra seleksi, setelah penjaringan selanjutnya mereka diberikan pembinaan dan pengetahuan,” jelasnya.

Adapun 10 pemuda Aceh Barat yang dikirim ke negeri yang terkenal dengan samurainya itu, kata dia, rata- rata lulusan SMK dan tiga orang diantaranya lulusan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Meulaboh.

Dirinya berjanji pihaknya tahun depan akan meningkatkan jumlah pemuda yang ikut magang ke Jepang tersebut dengan cara mengalokasikan anggaran untuk biaya pembinaan para calon pemuda yang akan di magangkan tersebut.

“Tahun ini karena perdana, dan kami juga melakukan secara mendadak karena saat itu maka tidak ada pos. Alhamdulillah meski demikian berkat kerjasama dengan alumni yang pernah magang Jepang, dan pihak lainnya kegiatan pembinaan dan pendidikan berlangsung dengan baik sehingga banyak juga putra daerah kita yang lulus,” ungkapnya.

Dikatakan Shah Triza, pentingnya peningkatan kualitas keterampilan para pemuda di Aceh Barat dengan cara mendukung mereka seperti memagangkannya ke Jepang tidak terlepas dari keinginan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan lapangan kerja serta mampu bersaing dalam menghadapi Komunitas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah berlangsung saat ini.

Shah Triza berharap, Pemerintah Indonesia juga menjalin kerjasama dengan negara maju lainnya untuk program magang bagi para pemuda, sehingga kedepannya pemuda indonesia mampu bersaing dengan pemuda- pemuda negera luar.

“Kami juga ingin melakukan lobby dengan kementerian tenaga kerja agar ada celah dan dukungan bagi pemuda Aceh Barat diberi kesempatan magang ke negara maju lainnya,” harapnya.

Komentar

Loading...