Unduh Aplikasi

1,75 Persen Masyarakat Aceh Tuna Aksara

1,75 Persen Masyarakat Aceh Tuna Aksara

PIDIE - Kepala Dinas Pendidikan Aceh Hasanuddin Darjo mengatakan,  sebanyak 1,75 persen 5,1 juta jiwa penduduk Aceh mengalami tuna  aksara atau tak mengenal huruf.

"Rata-rata yang tuna aksara di Aceh lebih banyak didominasi penduduk yang telah lanjut usia,"kepala Dinas Pendidikan Aceh
Hasanuddin Darjo kepada wartawan di arena pameran perayaan Hari Aksara Internasional (HAI) ke 51 Aceh, yang dipusatkan di Alun-alun Kota Sigli, Pidie, Kamis (17/11).

Menurutnya, kabupaten yang banyak masyarakyat tuna aksara adalah Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara dan beberapa kabupaten lainnya, sedangkan yang paling sedikit adala Kabupaten Simeulu.

Sebab itu pemerintah Aceh akan berupaya mengentaskan tuna aksara melaui program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang akan dilakukan dinas pendidikan di kabupaten masing-masing.

"Kami targetkan tahun 2020 mendatang, rakyat Aceh terbebas dari tuna aksara,"ujarnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Pidie Murthalamuddin mengatakan, saat ini masyarakat Pidie yang masih tuna aksara hanya tiga persen dan rata-rata usia mereka telah lanjut usia.

"Untuk mengentaskan masyarakat yang masih tuna aksara di Pidie, pemerintah setempat menyediakan dana sekitar 800 juta rupiah dan non keaksaraan 200 juta rupiah."kata Murthalamuddin.

Komentar

Loading...