Unduh Aplikasi
WTP Pemerintah Aceh 2019

Zulbahri Doakan ASLI Kembali Pimpin Pidie Jaya

Zulbahri Doakan ASLI Kembali Pimpin Pidie Jaya
Said Mulyadi saat membesuk Zulbahri di kediamannya, (Kamis 27 Juni 2017). Foto: Muksalmina

PIDIE JAYA - Masih ingat dengan nama Zulbahri ?, dia adalah seorang pemuda Gampong Masjid Lancok, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, yang mengalami lumpuh layu pada pertengahan tahun 2017 lalu.

Sedikit mengulas tentang penyakit yang diderita pemuda Mesjid Lancok tersebut, Zulbahri yang semenjak lahir menderita lemah tulang, sehingga ia tidak memiliki fisik yang normal, akan tetapi keterbatasan fisik yang dimilki Zulbahri tidak menghalanginya untuk dapat beraktifitas bersama kawannya.

Namun sekitar pertengahan bulan Mei 2017, Zulbahri terpaksa harus terbaring di kediamannya hampir dua bulan setelah terpeleset ke sawah tepat di belakang rumahnya, pasca kejadian tersebut, ia divonis mengalami lumpuh layu pada kaki kanan dan tangan kirinya.

Kabar derita yang dialami Zulbahri sampai ke telinga awak media, setelah diberitakan dibeberapa media, uluran tangan dermawan mulai mengalir untuk Zulbahri, sebut saja mulai dari Yusri Melon, Sop Kreh Kroh, Lembaga Peduli Dhuafa (LPD), serta Pemerintah Pidie Jaya sendiri.

Bahkan dibeberapa media online sempat memberitakan, kala Yusri Melon -sapaan Yusri Yusuf-- menyambangi Zulbahri, Ketua Partai Nasdem Pidie Jaya itu menjadikan Zulbahri sebagai anak angkatnya.

Walaupun menjadi anak angkat orang yang saat ini mencalonkan diri maju sebagai calon bupati Pidie Jaya periode 2019-2024. Namun, sudah semestinya pemerintah setempat tidak dan tidak boleh tinggal diam melihat kondisi Zulbahri yang sudah terbaring lemah dan harus meninggalkan bangku sekolahnya hampir dua bulan.

Gerak cepat Pemerintah Pidie Jaya waktu itu dibawah arahan wakil bupati, Said Mulyadi yang memerintahkan Dinas Kesehatan setempat untuk segera merujuk Zulbahri ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Chik Ditiro, Sigli, agar segera mendapat penangganan dari doktor spesialis.

"Zulbahri harus segera dirujuk ke rumah sakit Sigli, dan nanti akan ditangani oleh dokter spesialis," kata Said Mulyadi ketika membesuk Zulbahri di gubuk tempat ia berteduh, Kamis 27 Juli 2017.

Lama tidak terdengar, ternyata Zulbahri kini sudah dapat menjalini kehidupannya seperti semula, meski tidak senormal kawan sepergaulannya. Namun, kebahagian mulai memancar diwajah pemuda yang kini berusia 23 tahun itu.

"Tidak lama setelah menjalini perawatan di rumah sakit Sigli waktu itu, saya kembali dapat menjalani kehidupan seperti semula," kata Zulbahri kepada AJNN, Sabtu 9 Juni 2018.

Zulbahri bukan tipe kacang yang lupa pada kulitnya, meski sekarang ia sudah dapat bercengkraman kembali dengan kawan-kawannya, dan kembali dapat menyaksikan klub sepak bola favoritnya Real Madrid dan hampir tidak pernah absen menonton ketika klub asal Spanyol itu berlaga. Ingatannya kepada orang-orang yang telah membantu dirinya ketika ia terbaring lemah ditempat tidur tidak dia lupakan.

"Saya hanya dapat berdoa kepada Allah, agar memberi jalan yang terbaik untuk orang-orang yang telah membantu saya waktu itu, dan semoga orang-orang itu dapat juga membantu orang lain yang membutuhkan," harap Zulbahri dengan suara terbata-bata.

Namun khusus kepada Said Mulyadi, Zulbahri menaruh harapan besar, dan berdoa kepada Yang Maha Esa agar Said Mulyadi kembali terpilih sebagai Wakil Bupati Pidie Jaya periode 2019-2024.

"Saya akan pilih Said Mulyadi, dan saya berdoa agar nomor 2 (pasangan Abuwa-Waled) kembali memimpin Pidie Jaya," ujarnya.

Walaupun ayah angkatnya (Yusri Melon) juga maju sebagai calon Bupati Pidie Jaya. Namun, pilihan hati Zulbahri sudah bulat kepada pasangan ASLI.

"Ayah angkat ?. Saya rasa Yusri Melon tidak ingat lagi sama saya," tutup Zulbahri sambil tersenyum penuh tanya.

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...