Zaini: Jiwa Saya Masih Tetap Kukuh Bersama Merah Hitam Putihnya Partai Aceh

Zaini: Jiwa Saya Masih Tetap Kukuh Bersama Merah Hitam Putihnya Partai Aceh

BANDA ACEH – Bekas Anggota Tuha Peut Partai Aceh Zaini Abdullah yang kini menjadi Calon Gubernur Aceh menyebut cita dan jiwanya masih teguh dan kuat dalam merah hitam dan putihnya Partai Aceh.

 “Benar saya mundur, tapi cita-cita dan jiwa saya masih tetap kukuh bersama merah hitam putihnya Partai Aceh,” tegas Zaini saat debat kandidat yang digelar Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, di Amel Convention Hall Banda Aceh, Rabu (11/1).

 Pernyataan ini disampaikan Zaini menyusul setelah dirinya mengisahkan saat ia mengundurkan diri dari Partai Aceh, yang baginya partai itu didirikan sebagai pelanjut perjuangan menuju rakyat Aceh yang merdeka dan sejahtera.

Selain itu, Calon Gubernur Aceh nomor urut 4 ini juga mengisahkan Wali Nanggroe Tgk Muhammad Hasan Ditiro (Allahu Yarham), sosok yang menjadi panutan bagi Zaini melanjutkan dan mempertahankan perjuangan dalam menjaga perdamaian Aceh.

Bagi Zaini, deklalator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Hasan Tiro adalah sosok yang hingga saat ini wasiat dan nilai-nilai perjuangan yang ditorehkan Hasan Tiro termasuk menjaga perdamaian, menjadi wasiat yang terus dijalankan Zaini Abdullah.

Seperti diketahui, Zaini Abdullah saat melakukan konferensi pers mengumumkan pencalonannya bersama Nasaruddin di halaman bekas Hotel Aceh, Juli lalu juga mengatakan keinginannya kembali mencalonkan sebagai Gubernur Aceh tak lain untuk menjaga wasiat Hasan Tiro menjaga perdamaian.

“Maka selagi nyawa saya masih bersemayam dan tubuh saya masih diberi kekuatan gerak. Maka tidak akan mundur, tidak akan surut dan tidak akan berhenti saya memastikan bahwa Kursi Aceh Satu, tidak jatuh ketangan orang yang berpeluang membelokkan jalan perdamaian yang sudah kita rasakan bersama. Tidak akan pernah!,” kata Zaini dalam pidatonya waktu itu.

data-ad-format="auto">

Komentar

Loading...